Endang sesalkan perbuatan menggorok leher suaminya

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Lensanusantara.net Probolinggo,24-01- 2020.
Endang sulastri pelaku penganiayaan terhadap suaminya Ibullah huda,kini kasusnya di tangani polres probolinggo.

Pasutri asal pasuruan ini menghebohkan desa triwungan kec,kota anyar kabupaten probolinggo,pasalnya sang istri tega menganiaya suaminya sendiri.

Berawal dari perselingkuhan istrinya yg di ketahui suaminya sekira tiga bulan dengan pria lain.atas permintaan suaminya,endang menceritakan hubunganya dengan pria idaman lain ,kalo dirinya sudah pernah di ajak kehotel saat suaminya sedang bekerja.atas pengakuan jujurnya itulah kehidupan kluarganya tidak lagi harmonis,setiap hari endang di marahi dan seringkali di ancam mau di bunuh oleh suaminya.

BACA JUGA :  Diduga Tiga Stone Crusher di Pulau Gadang, Hanya Satu yang Ada Rekomendasi Desa

Akibat di marahi dan di seringnya di pukuli oleh suaminya,endang sulastri hidupnya merasa terancam.hingga pada rabu di hari jam 02:30,dengan spontan sulastri menganiaya suaminya dengan memukulkan tabung gas elpiji 3kg dan juga mengorok leher suaminya dengan pisau dapur.

BACA JUGA :  Puluhan Nelayan Pesisir Rajabasa Menuntut Konfensasi Kerena Merasa Dirugikan

“Sudah 20 tahun pasutri ini menjalin pernikahan sirri,selama mejalani pernikahanya,pasutri ini sering berpindah tempat pernah berada di besuki sekitar 6bulan di pondok kelor paiton 4bulanan dan terakhir di desa triwungan kotanyar 3 hari dimana hari terakhir penganiayaan itu terjadi”Jelas kanit reskrim polsek kota anyar, Bripka RIYONO SH.

Saya sangat menyesal karna saya sangat mencintai suami saya.saya tidak sadar saat melakukan itu.saya memohon maaf kepada suami saya.ucap endang sulastri saat pers rilis di polres probolinggo.

BACA JUGA :  Mogok Kerja Karyawan PT. Padasa yang Tak Berkesudahan, Membuat Kehidupan Mereka Semakin Sulit

“Pelaku ini berprofesi sebagai pedagang sempol,apa yg di lakukan pelaku ini spontanitas,karna dirinya merasa terancam.akibat hantaman tabung gas dan pisau yg di gorokkan le suaminya,mengakibatkan luka parah di leher dan bagian telganya.pelaku di acam dengan pasal 351,tentang penganiayaan dengan pemberatan Dengan ancaman 5tahun penjara”Pungkas Kapolres probolinggo,AKBP EDWI KURNIAYANTO,S.H,SIK.(Yusuf)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan