Buku ‘Jejak Darah’ Karya Putra Asli Daerah Telah Hadir di Papua

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

TIMIKA – Dengan melihat perkembangan Dunia yang begitu cepat dalam mejalan dewasa ini, Salah satu Anak Asli Papua (Sesilius Kegou) Melahirkan Buku JEJAK DARAH pada bulan Februari 2020 lalu,Buku tersebut diterbitkan di Pilar Nusantara Semarang dan hadir di Papua/Jayapura pada april 2020.

BACA JUGA :  "Polisi Peduli penghijauan"Polsek Grujugan Tanam Pohon Di Desa Kabuaran

“Sebagai anak muda, harus buat sesuatu bagi inspirasi.Seharusnya kita bekerja keras, buku JEJAK DARAH ini menceritakan setiap persoalan Papua.semoga dapat baca oleh siapapun “Kata Penulis Buku Jejak Darah (Sesilius Kegou) kepada wartwan pada hari rabu (2/5) ketika di Hubungi via Mesenger.

Ketika saya beranjak Kuliah, saat itu banyak inspirasi yang saya dapat, terutama menulis buku sehiggan pada saat itu saya serius dan fokus, hal ini sebagai prioritas utama saya untuk mengahadirkan Buku Jejak Darah ini “Ungkap Penulis Buku Jejak Darah dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :  Jajaran Polsek Grujugan Amankan 8 Pemuda Diduga Pesta Miras

Buku Jejak Darah sendiri,Lanjut Kegou  luaskan seluruh seluk – beluk masalah Papua yang tinggalkan jejak yang begitu mengganaskan.

BACA JUGA :  Tak Kunjung Dibayarkan, Sejumlah Ahli Waris Minta Pihak Terkait di Proses Hukum

Kaum milenial Indonesia dan Papua adalah para ujung tombak, semoga kedepan banyak Anak muda Papua bisa lahirkan buku-bukuĀ  baru baik yang berupa karya sastra maupun nonsastra “tutupnya. (Emanuel.M)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan