Berita

SMP Katolik Sint Vianney Soe Sukses Menerapkan MPLS Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

57
×

SMP Katolik Sint Vianney Soe Sukses Menerapkan MPLS Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

Sebarkan artikel ini

TTS, Lensa Nusantara – Rabu, 15/07/2020. Zona Nyaman, Zona hijau berkumandang di dalam kehidupan masyarakat. Kurang lebih tiga bulan terakhir masyarakat dunia diancam oleh suatu wabah Covid19. Masyarakat menjadi incaran wabah Virus Corona.

Dunia pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah pusat sampai pedesaan. Tahun ajaran baru, 2020/2021 telah menjadi agenda rutin setiap instansi pendidikan. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS),telah dilakukan berbagai Sekolah, kagiatan MPLS melibatkan peserta didik yang baru.

Example 300x600

Peraturan Protokol kesehatan menjadi sangat penting, diterapkan, menjaga kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hal ini harus diikuti oleh masyarakat agar rantai Virus Corona berakhir. MPLS SMP Katolik Sint Vianney Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, 13-14/07/2020, kegiatan MPLS selama dua hari peserta didik.terus mengikuti Protokol kesehatan.

Di hadapan Wartawan Lensa Nusantara, Kepala SMP Katolik Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel, Pr.S.Fil, mengatakan bahwa ” terima kasih kepada panitia MPLS yang bekerja keras dalam mensukseskan kegiatan MPLS, dan kegitan tersebut kita selalu berwaspada dan mengikuti Protokol kesehatan” ujar Romo Ento sapaan akrabnya di hadapan Lensa Nusantara.

Selama kegiatan MPLS, pantauan Lensa Nusantara, peserta didik dan orang tua yang hendak memasuki halaman sekolah, wajib mencuci tangan dan menjaga jarak. Ketika Lensa Nusantara berbincang dengan ketua panitia MPLS, Ferdi Liubana, S.Pd mengatakan bahwa ” sebelum kegiatan MPLS, kita telah mengadakan rapat bersama kepala sekolah dan panitia, dan kita harus mengikuti protokol kesehatan, agar kegiatan MPLS berjalan dengan baik. kegiatan MPLS selama dua hari, panitia betul-betul bekerja sesuai dengan hasil pertmuan, setiap peserta didik kita kawal, diarahkan agar mengikuti protokol kesehatan” ungkap Pak Ferdi.

Kurang lebih tiga bulan, dunia pendidikan diancam oleh wabah Virus Corona, peserta didik belajar di rumah, guru harus bekerja keras untuk menyiapkan “jurus” agar peserta didik bisa mendapat pelajaran yang diharapkan. Demikian Laporan Wartawan Lensa Nusantara Tarsi Abi, KABIRO TTS.

Tinggalkan Balasan