BeritaDaerah

Pilkada Dumai, Paisal-Amris Diusung Nasdem dan Golkar

62
×

Pilkada Dumai, Paisal-Amris Diusung Nasdem dan Golkar

Sebarkan artikel ini

DUMAI, Lensa Nusantara – Peta politik pemilihan kepala daerah Kota Dumai semakin jelas pasca keluarnya dukungan untuk pasangan Paisal-Amris dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang diserahkan langsung oleh Korwil Golkar Riau, H Idris Laena didampingi Ketua DPD Golkar Dumai Ferdiansyah dan Timo Kipda, Senin (24/08/20).

Example 300x600

Hal ini tentunya mengejutkan publik, dimana banyak yang memprediksi bahwa pasangan dengan sebutan PAS ini batal berlayar dalam kontestasi.

“Alhamdulillah, tadi SK dukungan Golkar sudah kita terima. Kita berterima kasih atas kepercayaan ini, dan terimakasih juga secara khusus kita sampaikan kepada tokoh Golkar Dumai Bung Timo Kipda dan Ketua DPD Golkar Dumai Bung Ferdiansyah yang ikut mendampingi saat menerima SK Golkar tadi,” ujar H Amris bakal calon wakil walikota pasangan Paisal SKm di Pilkada Dumai 2020.

Dukungan Golkar terhadap Paisal-Amris juga tidak disangka-sangka oleh banyak aktor politik. Dimana santer tersiar kabar sebelumnya bahwa Golkar justru bakal mengusung kader murni yakni Syarifah untuk berpasangan dengan petahana Eko Suharjo dari partai Demokrat.

Penyerahan SK Golkar kepada Amris sebagai calon wakil walikota langsung tersebar di berbagai platform media sosial dan dihujani tanggapan serta komentar dari berbagai kalangan.

“Alhamdulillah, ini amanah yang harus kita jaga. Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar Partai Golkar. Semoga kedepan kita bisa berjuang bersama-sama untuk mewujudkan Dumai yang lebih baik kedepan,” ujar calon walikota H Paisal SKm.

Hingga kini dua pasangan bakal calon telah mencukupi dukungan untuk berlayar pada Pilkada Desember mendatang, yakni Edi Sepen-Zainal Abidin yang diusung PKS dan PAN serta Paisal-Amris diusung Nasdem dan Golkar.

Sementara sang petahana wakil walikota Dumai saat ini, Eko Suharjo dari Partai Demokrat belum mendapatkan pasangan untuk posisi wakil serta belum juga mendapat partai pengusung lain untuk mencukupi jumlah kursi sebagai persyaratan maju.

Namun, pasangan calon Hendri Sandra-Rizal Akbar dikabarkan masih alot mengejar perahu PPP, Gerindra dan Hanura meski mereka sudah mengantongi rekomendasi dari PDIP namun masih butuh 2 kursi lagi untuk mencukupi 6 keterwakilan di DPRD sebagai syarat mutlak pencalonan.(egi)

Tinggalkan Balasan