BeritaNasional

Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi, KPK Bakal Periksa Sejumlah Anggota DPRD Dumai

×

Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi, KPK Bakal Periksa Sejumlah Anggota DPRD Dumai

Sebarkan artikel ini

DUMAI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kabarnya memanggil sejumlah anggota DPRD Kota Dumai terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan tersangka Walikota H Zulkifli Adnan Singkah, Kamis (27/08/20) besok.

Example 300x600

Sebelumnya 2 nama anggota DPRD Kota Dumai masuk dalam daftar saksi kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Dumai dalam APBNP Tahun 2017 dan APBNP Tahun 2018. Masing-masing yakni Yusman dan Sutrisno yang juga menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Dumai.

Ketua Tim Investigasi LSM Indonesian Corruption Watch (ICW) Korda Dumai, Kurnia beberapa waktu lalu sempat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD Kota Dumai yang terindikasi turut terlibat dalam kasus dugaan suap yang menyeret Walikota Dumai, H Zulkifli AS sebagai tersangka di KPK.

“Kita memberi apresiasi kepada KPK yang sudah memproses kasus ini. Bahkan sejumlah pejabat Pemko Dumai sudah dipanggil ke Jakarta. Terakhir kemarin yang diperiksa yakni Pokja Lelang Pemko Dumai. Kita minta KPK juga memeriksa oknum anggota dewan,” tegas Kurnia, Rabu (26/08/20).

Menurut Kurnia, beberapa waktu lalu pihaknya sudah berkomunikasi langsung dengan KPK terkait dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Dumai dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi Walikota Dumai tersebut.

“Mereka (Petugas KPK,red) menyampaikan kepada kita, saat ini semuanya masih dalam proses,” ujar Kurnia.

Kurnia mengaku memperoleh informasi bahwa proses pemeriksaan yang dilakukan KPK juga dalam rangka membongkar keterlibatan pihak lainnya.

“Sepertinya target KPK bukan hanya walikota saja, tapi termasuk sejumlah nama lainnya yang terindikasi terlibat. Istilah mereka, bakal diangkut satu gerbong,” jelas Kurnia.(egi)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan