Cilacap, LENSA NUSANTARA – Pondasi gorong-gorong di Dusun Ciparahu, Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur nyaris ambruk, karena pondasi ambrol tergerus air hujan, Rabu(21/10).
Curah hujan sepekan terakhir menyebabkan sebagian infrastruktur di Kecamatan Dayeuhluhur mengalami kerusakan.
Di Kecamatan Dayeuhluhur tercatat beberapa tebing, jembatan dan gorong-gorong rentan ambruk.
Di Dusun Ciparahu Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur. Dimana kondisi Goring-Gorong Jalan yang menjadi pengerak vital denyut nadi aktifitas warga dan petani sekitar itu, kini kondisinya mering dan nayris roboh, akibat tergerus arus air sungai Cihideung.
Salah seorang warga sekitar, Wasdi (50) mengatakan, kondisi gorong-gorong yang merupakan penggerak aktivitas warga sekitar itu, kini kondisinya sangat memprihatinkan.
“ Dimana, kini kondisi gorong-gorong yang dudah miring dan setiap waktu akan ambrol. Akibat, pondasi pondasi penyangga badan Jalan ambrol, akibat diterjang derasnya air sungai Cihideung,” kata Wasdi kepada Media Lensa Nusantara di lokasi,Rabu (21/10).
Diterangkannya, kondisi gorong-gorong yang diatasnya merupakan jalan penggerak aktivitas warga sekitar itu, sebelumnya kondisinya memperihatinkan dengan bagian pondasi penopang badan jembatan di satu sisi ambrol terkikis derasnya air sungai.
“ Saat ini, bagian pondasi penopang badan gorong-gorong dan jembatan jalan yang tersisa ambrol juga dan keberadaannya setiap waktu terancam putus,” terangnya.
Kondisi gorong-gorong sebelumnya yang hanya mengalami kerusakan disebagian sisi pondasi, kini kondisi dua pondasi penopang gorong-gorong ambrol tergerus oleh derasnya air hujan.
“ Akibat hujan deras sepekan terkahir di Ciparahu dan sekitarnya, kini kondisi dua pondasi gorong-gorong ambrol semua tergerus derasnya air hujan,” terangnya.
Selain itu sambung Rt 01 Rw 05 Wandi Gunawan itu, akibat intensitas curah hujan tinggi sepekan terkahir diwilayahnya. Derasnya air hujan juga mengerus pondasi jembatan penghubung antar Desa Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur menuju Desa Tambaksari Via Lumba Kecamatan Wanareja
“ Hujan deras seminggu terkahir ini, bukan hanya goorng-gorong yang menjadi bulan-bulanan terkikis gerusan air hujan, tapi jembatan penghubung antar Desa Dayeuhluhur menuju Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja pun mengalami keruskan,” kata Wandi.
Dijelaskanya, terkait perbaikan gorong-gorong dan jembatan tersebut sudah di usulkan kepada Pemkab Cilacap. Dimana, pengukuran dan pendataan juga telah dilakukan oleh dinas pertanian oleh Sahri.
Dia mengatakan, sebenarnya desakan warga kepada pihak pemerintah desa sudah disampaikan oleh warga, agar segera memperbaiki gorong-gorong dan jembatan tersebut menggunakan Dana Desa atau melalui dana tanggap darurat tahun ini,” kata Wandi.
kepada pemerintah ia berharap, gorong-gorong dan jembatan yang keberadaannya sangat vital, guna mobiltas warga menuju areal sawah dan lembaga pendidikan itu dapat segera ada perbaikan.
“ Melihat kondisinya kini sudah hampir tidak laik untuk dilintasi. Kami menghimbau warga dan pengguna jalan untuk berhati-hati Sebab, kondisi gorong-gorong dan jembatan kini nyaris ambrol. Saya berharap kepada pemerintah sekiranya segera ada perbaikan,” harapnya.(ES)








