SBD, LENSANUSANTARA.CO.ID – Senin 4 januari 2021 Di Duga ikan tembang Hasil Tangkapan Nelayan setempat kodi Balaghar , Keracunan ikan ini membuat 100 orang lebih keracunan dan dua orang tewas Himbauan Bapak Camat Kodi Balaghar Anderias Jaka Mere, AMd ,agar masyarakat menghindari makan ikan jenis ini karena belum ada laporan dari Lab. Dinas kesehatan yang menelitih tentang penyebab keracunan,untuk sementara dihentikan konsumsi makan ikan tembang yang diduga beracun namun anenya sisik berbaliknya sisik ikan tersebut.
ini karena berdasarkan pemeriksaan puskesmas setempat belum mengetahui secara pasti apakah ikan tersebut mengandung Racun atau tidak Ungkap Bapak kepala puskesmas yang mendampingin masyarakat ketika awak media menemui beliu.
Namun menurut Data bapak kades Loko Tali bahwa keracunan yang paling banyak di Desa Loko Tali yang kena keracunan paling banyak diperkirakan 80 lebih jiwa orang masyarakat yang terpapar keracunan ikan ,Adapun data sementara satu orang meninggal bernama Hona Rehi (umur 60 thn) Dengan alamat Desa Loko Tali ,
Disamping itu juga ada Desa tetangga yang kena keracunan seperti Desa Manuthoghi 20 lebih orang yang terkena kecunan begitu juga Desa waimakaha meninggal dunia juga bernama Lukas Loghe Dendo umur 60 thn lebih, seperti Ibu Margareta Kaka Lere (56 thn ) terkapar dilarikan ke Rumah sakit dengan Alamat dusun 1 Wona Wiwi Desa Loko Tali ,
Petrus Holo umur 32 tahun dilarikan ke Rumah sakit Dengan Alamat Bondo Nalo Desa Loko Tali dan yang Lain masih dirawat puskesmas setempat .oleh karena itu untuk data sementara menurut Bapak kades Loko Tali yang diperoleh dari Data dr. Rifki dan Kepala puskesmas panenggo Ede Daud D.Dengi,bersama Perawat Lorensius L.Dengi dengan bersama Lima pelopor Desa Loko Tali turun langsung ketempat-tempat kejadian perkara serta mendata pasien yang terpapar terkena racun mencapai 100 lebih jiwa masyarakat untuk Data sementara yang diperoleh.
Serta memberikan arahan pada masyarakat agar berhenti sementara membeli ikan yang di duga Ikan tembang yang beracun ,Hal ini oleh Tenaga medis dari Puskesmas Bapak Daud D Dengi ,Lorensius L Dengi ,dr.Rifki belum memastikan secara detail apakah ikan tembang ini yang diduga meracuni masyarakat Desa Loko Tali dan sekitar kodi balaghar belum diketahui secara pasti apakah Ikan ini yang Bisa meracun atau Tidak karena menurut tim Medis dan beberapa tim analisis seperti Bapak camat Andrias Jaka mere ,Amd kades Loko Tali bapak Danial ana ote.
menambahkan bahwa mereka menganalisis karena ada beberapa tetangga yang beli ikan serupa tidak kena Racun namun yang sudah kena langsung terpapar dengan merasa mual-mual ,pusing dan dada merasa panas serta persendian otot-otot merasa kayak rematik ungkap beberapa sumber yang sudah konsumsi.
dr Rifki ,juga menambahkan pada masyarakat jika masih ada masyarakat yang merasa makan ikan yang diduga berracun agar secepatnya periksa ke puskesmas penenggo Ede untuk ditangani secepat jika kami melihat keadaan pasien kritis maka kami cepat mengalihkan pasien untuk Rujuk ke Rumah sakit Besar guna cepat teratasi , sehingga bisa langsung ditangani oleh tim Medis dan untuk sementara, Namun untuk bertahan menangkal sementara keracun boleh yang terkena keracunan boleh minum air kelapa merah,atau kelapa mudah,Minyak kelapa asli dan minum air yang banyak serta susu ,sehingga bisa bertahan sesaat sampai ke rumah sakit Ungkapnya (Gus Mone AL Mughni)








