Daerah

Vaksin Sinovacs Mendapatkan Penolakan dari Berbagai Kalangan yang Ada di Kepulauan Sula

×

Vaksin Sinovacs Mendapatkan Penolakan dari Berbagai Kalangan yang Ada di Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini

Kepulauan Sula, LENSANUSANTRA.CO.ID – Fron Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Stain Babusallam, Beserta Sejumlah Badan Intra Kemahasiswaan Yang Tergabung Dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) Dan Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kepulauan Sula Mengatas Fron Penyelamat Rakyat Sula (FPRS)Berdemonstran Menolak Terkait Vaksin Vinovacs Livesciience,Covid 19
Dan Rampungan Data DPDR Tentang Pilkades Di Kep Sula.

Example 300x600

Akumulasi Kemarahan Puluhan Mahasiswa Yang Berbaris Memadat Jalan Kota Hari Ini Melakukan Protes Terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah Yang Dinilai Keliru,Vaksin Sinovacs Dan Pilkades Srentak Jangan Jadikan Masarakat Sperti Kelinci Pencobaan Bisnis Ilegal Pemerintah Dan Kantongi Anggaran Pilkades Sebab itu Hak Rakyat.”
Tegasnya Ketua umum PMII Sula SAHRIL SUAMOLE.

Dalam Menyampaikan Orasi
Sahri Mengatakan Saat Ini Negara Tengah Berduka Dan Di Buat Takut Dengan Vaksin Sinovacs(Livesciience)Buatan Cina Dengan Indikasi Lebih Berbahaya Dari Mikroba Virus Covid-19 Yang Di Impor Ke Indonesia Melaluli Pemerintah Cina.

Jika Pemerintah Daerah Mengambil Langkah Untuk Melakukan Uji Coba Sinovacs Livesiience Kami Tegaskan Agar Pemerintah Baik BUPATI DPRD Dan Seluruh Stekholder Daerah Kepulauan Sula Terlebih Dahulu Di Uji Klinis Dan Partikel Yang Mengandung Sistem Imun
(Daya Tahan Tubuh)Itu Sendiri Sebelum Masyarakat Agar Memastikan Reaksi Vaksin Itu Lebih Dari 1 Bulan,”Tandasnya.

Raski Selaku Ketua Badan Eksekuti Mahasiswa (BEM) Stai Babusalam Sula Juga Membentak Soal Pernyataan Sikap Gubernur Maluku Utara
K.H Abdula GhaniKasuba(AGK),Lc
Bahwa Dirinya Suda Lanjut Usia(Lansia)Tidak Perlu Di Vaksinasi.

Smentra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kep Sula, Anggaran Pemelihan Desa Suda Di Rampung Sejak 2019 Kemarin Tidak Di Realisasi Untuk Melaksanakan Pillades 78 Deda,12 Kecamatan Diantranya 45,Saat Ini Berstatus Sebagai Pejabat Smentra(PJS)
Berkat Penunjukan Hendrata Teis.”Tutup
(Supmena Alahn)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan