Lensa Nusantara
Bondowoso Featured

Bupati Bondowoso Sentil Dirut PDAM: Tak Pernah Berprestasi yang Ada Kemalingan

Bupati Bondowoso, KH, Salwa Arifin di acara pembinaan karyawan PDAM Bondowoso 10/3 (foto: tim)

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Bondowoso KH, Salwa Arifin mendatangi Kantor PDAM Jl. Mastrip, pada Tanggal 10 maret kemaren,  kedatangan bupati dalam rangka pembinaan karyawan PDAM.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Bupati Salwa blak-blakan mengatakan, Bahwa selama ini dirinya tidak pernah melihat hasil prestasi PDAM, juga tidak pernah melihat untung, yang ada hanya rugi.

“Sejak saya menjabat Wabup sampai jadi Bupati, enggak ada ceritanya PDAM berprestasi, adanya hutang, rugi, kemalingan,” Kata bupati, dihadapan Dirut PDAM dan seluruh karyawan.

Bupati Salwa juga menyebut, baru 64 persen yang dicapai dalam memenuhi kebutuhan air di masyarakat, pihaknya berharap PDAM terus bekerja keras untuk mencapai prestasi dalam melayani kebutuhan masyarakat.

“Selama ini Banyak problem, kehilangan barang, hilang ininya, hilang itunya,” tutur Bupati

Saat ini, lanjutnya, apa yang sudah dicapai terus diperbaiki dan ditingkatkan, ia juga mengucapkan selamat pada PDAM karena sudah ada peningkatan prestasi.

Sementar itu, Dirut PDAM Bondowoso April Ariesta Bhirawa dikonfirmasi usai acara kunjungan Bupati mengatakan, kedudukan bupati di PDAM sebagai KPM (kuasa pemilik Modal) jadi apa yang dilakukan oleh PDAM itu harus persetujuan bupati.

Suport dari pemerintah Daerah, kata Dirut, sangat besar terhadap PDAM, juga dari ketua DPRD Bondowoso Komisi II, banyak memberikan arahan dan petunjuk bagaimana pelayanan PDAM Kedepan.

“Kami sadar pelayanan kami belum sempurna, akan tetapi bagaiamanapun juga, kami berusaha meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” papar ariesta Bhirawa.

Dia menuturkan, PDAM adalah Badan usaha milik Pemerintah Daerah, hadir melayani masyarakat dari atas sampai tingkat bawah.

“PDAM murni milik Daerah, yang ketergantungannya ke Pemkab masih sangat besar,” ungkap ia.

Akan tetapi, Lanjut Dirut, apabila tarif disesuaikan pada masyarakat, kita sudah tidak memerlukan subsidi lagi. Akan tetapi apa mungkin kita menaikkan tarif dalam kondisi pandemi saat ini.

“Saya sangat berharap perhatian dari Pemkab, dari DPRD, bagaimana kedepan PDAM bisa menjadi perusahaan yang sehat,” pungkasnya. (ubay)

Related posts

Peduli Banjir Kepala Desa Lubang Buaya Yusuf Maulana

Lensa Nusantara

Citra Puspa Sari Mus Terpilih Sebagai Ketua Umum KNPI Kabupaten Pulau Taliabu

Lensa Nusantara

Operasi Cipta Kondisi, Polisi Amankan Penjual dan Puluhan Bungkus Obat Petasan

Lensa Nusantara