Lensa Nusantara
Featured Lampung

Nelayan Tuntut Konfensasi, Tidak Ada yang Menunggangi

Lampung Selatan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Aksi Damai para nelayan yang ada di pesisir desa Sukaraja Kecamatan Rajabasa yang menuntut hak konfensasi dan tambatan perahu itu murni tidak ada yang menunggangi,(02/04/2021)

Atas pengakuan ketua nelayan (iwan) yang mengatakan bahwa aksi damai yang terjadi beberapa hari yang lalu menunggangi itu tidak benar pasalnya dari pengakuan (purwanto) sendiri bahwasanya semua yang di sampaikan iwan itu dugaan kuat di karenakan mendapat tekanan dari pihak-pihak oknum yang mau memecah belah.

“karena sebelum melakukan aksi unjuk damai kepada pihak PT.Basuki Rahmanta Putra dari pihak nelayan meminta pendapat kepada saya bahkan meminta saya ada di bagian mereka untuk menyampaikan aspirasi bahkan bukan hanya ketua nelayan yang meminta bahkan mereka menyertakan sejumlah tandatangan supaya saya bisa mendampingi mereka,tuturnya

Lanjutnya untuk menyikapi bahwasanya ada juga yang bicara terkait izin ke aparataur desa tidak ada itu tidak benar sedangkan iwan selaku ketua nelayan sekaligus adalah ketua RT setempat  dia termasuk aparatur desa Sukaraja dan dia juga yang langsung menghubungi kepala desa Sukaraja (sarbini) diminta datang pada saat unjuk damai sekaligus di minta untuk menyampaikan keinginan masyarakat nelayan desa Sukaraja kepada pihak PT. Basuki Rahmanta Putra (BRP) di karenakan hak bicara sayaa terbatas,tuturnya

“Penyampaiyan salah satu nelayan (bd) mengatakan, melalui pesan whatsApp kepada saya di waktu aksi beberapa hari lalu kenapa waktu unjuk damai tidak membahas maslah konfensasi di karenakan para nelayan takut mereka di gertak oleh salah satu oknum makanya mereka ciut dan tidak berani bicara,

“Oknum yang mengatakan pada saat masyarakat nelayan unjuk damai itu  di tumpangi dengan adanya kepentingan itu sudah jelas tidak terbukti,  melainkan asli misi kemanusiaan yang menjunjung tinggi norma-norma pancasila dalam menegakan aturan sesuai peraturan UU dan ketetapan yang harus dijalankan suatu perusahaan.tutupnya (Man)

Related posts

Miris, Lansia Hidup Sebatang Kara Luput dari Perhatian Pemerintah

Lensa Nusantara

Menekan Penyebaran Covid-19, Operasi Yustisi Kerap Dilakukan di Jalinsum Polres Tapsel

Lensa Nusantara

Pertamina Tidak Transparan Data Pangkalan, Pemkab Lahat Lamban Respon Data Penerima LPG 3 Kg

Lensa Nusantara