Lensa Nusantara
Featured Polri

Silaturahmi Kapolres AKBP Darno Sebagai Orang Tua Asuh Pelajar Asli Papua di Kab. Pekalongan

Pekalongan, LENSANUSANTARA.CO.ID Kapolres Pe,kalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., dengan didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani, S.H., M.H., dan beberapa Pejabat Utama Polres lainnya mengunjungi pelajar dan mahasiswa asal Papua yang menimba ilmu di Kabupaten Pekalongan.

Digedung MWC NU Kajen Desa Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan bersama rombongan pagi tadi langsung disambut oleh Pimpinan Ponpes Bustanul Mansuriyah KH. Ahmad Muzak dan bertemu dengan 10 santriwan dan santriwati yang berasal dari Papua.

Dikatakan Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., bahwa kedatangannya bersama rombongan adalah untuk bersilaturahmi dengan pengurus pondok pesantren Bustanul Mansuriyah sekaligus para mahasiswa asal Papua yang menimba ilmu di Kabupaten Pekalongan yang kebetulan menjadi santriwan dan santriwati di ponpes tersebut.

“Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program Gerakan Orang Tua Asuh Polda Jateng bagi Pelajar dan Mahasiswa Papua oleh Polres Pekalongan di wilayah Kab. Pekalongan, guna mendukung program Prioritas Kapolri yang PRESISI, “ujarnya. Rabu (7/4/2021).

AKBP Darno menjelaskan, tujuanya program tersebut yaitu untuk mempererat silaturahmi antara Polres Pekalongan dengan mahasiswa dan pelajar Papua. Selain itu, sebagai wadah diskusi dan tukar pikiran apabila timbul permasalahan sehingga terjalin kerja sama yang harmonis untuk bersama-sama mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pekalongan, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., juga memberikan bantuan berupa sembako yang diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Bustanul Mansuriyah KH. Ahmad Muzak. (Rifqi)

Related posts

Bupati Tanggamus Kembali Serahkan Bantuan Pemugaran 3 Rumah diPekon Sukaraja Kecamatan Semaka

Lensa Nusantara

Lantaran Diduga Jual Pupuk Subsidi Keluar Kota, Warga Maesan Digiring ke Polres Bondowoso

Lensa Nusantara

Kolontobo Maju, Ironi Kegagalan Kepala Desa Periode 2014-2020?

Lensa Nusantara