Lensa Nusantara
Featured Madura

Merasa Dijajah, Masyarakat Menolak Tiket Masuk Dermaga Gayam Sapudi-Sumenep

Sumenep, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dermaga Gayam di kepulauan Sapudi – sumenep, dibulan puasa tahun ini menjadi ramai pengunjung yang didominasi oleh anak muda, namun juga ada dari beberapa kalangan bapak-bapak bersama keluarga, pebisnis, serta nelayan.

“jalan-jalan sambil menunggu buka puasa,“ istilah yang terucap oleh salah satu pengunjung. Namun tidak semua pengunjung dapat masuk secara bebas, dikarenakan masih berlaku pungutan tiket masuk Rp. 2. 000 bagi kendaraan roda dua.

Adanya tiket masuk dermaga Gayam menimbulkan reaksi keras oleh beberapa kalangan, salah satunya yaitu pengunjung yang lantang bersuara keras “mana-mana LSM, Aktifis kok diam saja melihat adanya tiket masuk yang tidak mengenal waktu, dan pilah pilih, coba lihat di dermaga kalianget tidak ada pungutan tiket untuk sepeda roda dua, saya tidak terima orang gayam di jajah, ini sama saja masyarakat gayam diperkosa”, begitu ucap Rapik.

Reaksi keras dari pengunjung, menimbulkan rencana untuk keesokan harinya akan mengerahkan masa untuk berbondong – bondong masuk dermaga gayam dengan tidak membayar tiket. Tujuannya agar pihak sahbandar gayam memiliki toleransi terhadap pengunjung yang hanya ingin jalan-jalan santai, sambil menunggu buka puasa. “besok saya akan stop semua pengunjung untuk menuntut agar tiket masuk berlaku pada roda empat saja”.

Beberapa pertanyakan kemana masuknya uang tersebut, apakah betul masuk ke kas negara?, kalau memang peruntukannya untuk kepentingan masyarakat gayam, sangat mendukung, tetapi keterbukaan informasi harus diberikan kepada masyarakat. “hasil pungutan tiket itu uangnya masuk kemana, dan untuk siapa….? harus dijelaskan kepada masyarakat.” Begitulah pertanyaan dari pengunjung.

Dengan santai penjaga tiket tidak terlalu respon dengan adanya reaksi keras dari pengunjung, hanya ungkapan sindirian yang terlontar pada pengunjung, “lagi ceramah” begitu ucapnya. (Ags)

Related posts

Ketua Perguruan Silat Apresiasi Kapolda Cup 2020

Lensa Nusantara

SPRI Surati Kepala Daerah dan Menteri Terkait UKW dan Verifikasi Media

Lensa Nusantara

Tolak Omnibus Law, Zainuddin Nekat Jalan Kaki Semarang – Jakarta

Lensa Nusantara