Lensa Nusantara
Featured Kriminal

Setubuhi Anak Bau Kencur, Satpam di Surabaya Ditangkap Polisi

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang Satpam Futsal di Jalan Ngagel Surabaya bernama Kusmunandar alias Salamun ditangkap oleh unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pria 60 tahun asal Ponorogo ini ditangkap setelah dilaporkan oleh keluarga korban sebut saja Bunga (13) yang disetubuhi pelaku hingga puluhan kali disekitar tempat kerja korban.

Korban sendiri sebagai tetangga pelaku dan diajak untuk melakukan persetubuhan di toilet Restoran dekat lokasi kejadian.

“Ditempat tersebut tersangka melakukan Persetubuhan sekitar 30 kali,” sebut Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudha Hardi, Rabu (27/05/2021).

Lanjut Kompol Ambuka, dalam melakukan perbuatannya. tersangka saat itu telah pengancama korban dengan mengatakan jika tidak mau menuruti kemauannya, maka korban akan diguna-guna agar sulit mendapatkan jodoh.

Dikatakan pula jika, alat kelaminnya akan merasa kesakitan. Hal itu hanyalan akal bulus pelaku untuk melancarkan Aksinya untuk menyetubuhi korban.

“Tersangka juga memberi uang kepada korban sebesar Rp.100.000- hingga Rp.150.000. Dan persetubuhan itu sejak bulan April 2019 hingga 23 Mei 2021,” ungkapnya.

Masih dikatakanya. Pelaku sendiri mengaku mengancam korban jika menolaknya. dia juga mengatakan akan mengancam untuk mengguna-guna korban hingga sakit dan susah cari jodoh dan kelaminmya akan sakit.

“selain itu tersangka juga mengaku jika dirinya suka kepada korban, pelaku juga mengaku jika mengajak korban untuk melakukan hasratnya. Ia Melalui WA,” aku bapak anak 1 ini pada penyidik.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamakan barang berupa, Hendphon Merk Oppo milik tersangka, Triplek dan Bantal yang di gunakan oleh pelaku kepada korban.

Akibat ulah bejatnya. tersangka kini akan mendekam dalam penjara untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya

“Tersangka juga dijerat dengan Pasal 81 UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.” Pungkasnya.

Reporter: Pan

Related posts

Kecamatan Kayen Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat dari Dataran Tinggi Gunung Kendeng

Lensa Nusantara

RUU Cipta Kerja Disahkan DPR-RI, Unsa Makassar Anggap Itu Berpihak Ke Investor Asing

Lensa Nusantara

Kasat Binmas Polres Lampung Tengah Sambang Kampung Tangguh Nusantara Desa Purworejo

Lensa Nusantara