Lensa Nusantara
Bondowoso Featured

Nasim Khan Gelar Sosialisasi, Dorong Pelaku UMKM Bondowoso Agar Tambah Maju

Ir Nasim Khan (baju putih) Anggota DPR RI/F-PKB, disaat membuka Sosialisasi Aksi Korporasi BUMN, di Hotel Ijen View, Tamansari, Bondowoso, Minggu, 30/5/2021 (foto: ubay/lensa nusantara)

Bndowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Anggota DPR RI Dapil III Jatim, Nasim Khan, terus mendorong kebangkitan UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah) di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya melalui sosialisasi ‘Aksi Korporasi BUMN’ yang di gelar di Hotel Ijen View, Jl. Kismangunsarkoro Tamansari, Minggu (30/5/2021).

Kegiatan sosialisasi tersebut mengusung tema ‘Membangun Sinergi BUMN Sektor Ultra Mikro Bersama BUMN’. Kegiatan ini melibatkan langsung pelaku UMKM Bondowoso.

Adapun pihak yang dilibatkan yakni Himpunan Bank Negara (Himbara) BRI, BTN, BNI. Serta Pegadaian dan PNM. Sebab aksi itu untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku ekonomi mikro.

Dalam pemaparannya, Nasim Khan menyampaikan, Aksi korporasi ini bisa efektif dan maksimal serta bermanfaat bagi masyarakat, pihaknya juga sedang meninjau dan mempelajari bersama di komisi V1 DPR RI bersama kementrian BUMN, sehingga aksi korporasi ini golnya benar-benar tercipta.

“Contohnya yaitu aksi korporasi ultra mikro yang diprakarsai oleh tiga kemitraan yaitu BRI, Pegadaian dan PMN, itu bisa menjadi aksi ultra mikro tujuannya untuk mempermudah akses pengembangan ekonomi kepada masyarakat,” tutur Nasim.

Dia berharap jika target ini benar-benar bagus dengan sistemnya yang berjalan, ini suatu jalan untuk menjadi kebangkitan korporasi ekonomi nasional yang terbaik kedepan.

Ultra mikro, Kata Nasim, khususnya dalam UMKM sangat diperlukan karena target pemerintah kita ini baru bisa merangkul UMKM 17% dari target yang masih jauh.

“UMKM kita mulai dari UMKM ultra mikro dan ukm lainnya sangat menunjang perekonomian bangsa kita,” uangkap dia.

Nasim Khan, saat memberikan keterangan pada awak media, usai membuka sosialisasi aksi korporasi BUMN.

Nasim mencontohkan, kemarin dalam situasi Covid-19, semua perusahaan besar terganggu, baik secara pendapatan dan bahkan pemangkasan karyawan, akan tetapi pelaku UMKM mandiri tidak begitu berdampak bahkan sangat menunjang kehidupan masyarakat.

“Ada yang bekerja online, tinggal nanti kita kemas dengan sistem digital yang terbaik dan kita kawal setiap program,” tuturnya.

Baik dari Diskopperindag dan BUMN lainnya, sehingga tahu tentang digital bagaimana pemasaran dan lainnya. Oleh sebab itu, yang dibutuhkan adalah bantuan dana, dengan sistem itu tidak sulit didapatkan oleh masyarakat khususnya pelaku UMKM.

Seperti diketahui, UMKM yang menjadi salah sektor penting sebagai penunjang ekonomi nasional. UMKM merupakan salah satu motor penggerak ekonomi yang paling efektif.

Dimana berdasarkan data Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sebelum pendemi, pada 2019 sektor UMKM memberi kontribusi sebesar 60% terhadap pendapatan nasional.

Dan di tahun 2020 kemarin, diperkirakan UMKM masih mampu menyumbang 61 persen terhadap pendapatan nasional meski terdampak pandemi yang cukup parah.

Oleh karena itu, Nasim khan berkometmen akan terus mendorong pelaku UMKM di Dapil 111 Jatim, serta mengawalnya di pusat, baik program-program yang turun serta dana bantuannya.(ubay)

Related posts

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Lensa Nusantara

Meriahkan HUT 75 Indonesia, AJP Dukung Penuh Acara Lomba Mancing Sumber Sentong

Lensa Nusantara

Sebagai Wadah Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Bondowoso Fraksi PKB Zaki Imron Humaidi, S.Hi Gelar Reses ke II

Redaksi