Lensa Nusantara
Featured Sosial

Butuh Uluran Tangan, Lansia Hidup Sebatang Kara di Desa Seirahayu ll


Barito Utara, LENSANUSANTARA.CO.ID
Di saat semua orang menikmati kemerdekaan dan harta duniawi,tetapi tidak demikian dengan,Siti sriani seorang ibu tua renta warga desa,Seirahayu ll kec.teweh tengah kab.Barito Utara,Kalteng.

Ibu ini hidup sendiri,tinggal di sebuah rumah ber ukuran 3×4 m,itupan bukan rumah sendiri melainkan rumah warga lain yang di pinjamkan buat di tempati oleh ibu ini.

Tim lensanusantara.co.id yang menyambangi rumah ibu ini,02/06/2021 berkesempatan mewawancarai ibu yang sudah lansia ini dan meminta keterangan”saya sudah puluhan tahun tinggal di rumah pinjaman ini,hidup sebatang kara,untuk makan hanya mengharapkan belas kasian dari warga sekitar dan tetangga”kata ibu,Siti sriani dengan mata berkaca kaca.

Di tambahkan juga oleh ibu yang sudah tua ini”selama hampir sepuluh tahun saya tinggal di rumah pinjaman ini,tanpa MCK serta lampu PLN,tempat saya mandi pun jauh,”ujarnya.

Sejak suaminya meninggal,rumah bekas x transmigrasi yang pernah di miliki terjual untuk kebutuhan hidup,sehingga saat sekarang ini tinggal di rumah pinjaman yang sempit dan ber alaskan tanah serta serta kondisi rumah sangat rapuh dan tidak layak huni karena termakan usia

Di konfirmasi ke kepala desa Seirahayu ll,Rano Herno, bahwa ibu lansia ini memang mendapat BLT (bantuan lansung tunai) program dari pemerintah,akan tetapi tidak mencukupi untuk keperluan hidup se hari hari ibu ini,hanya mengharapkan bantuan dan belas kasian dari warga dan tetangga sekitar.

Ibu tua renta ini,berharap melalui media ini dan bermohon kepada pemerintah daerah atau buat para dermawan semoga bisa membantu beliau serta menyisihkan sebagian dari rejeki buat saya”kata nya menambahkan,
“Saya minta di buatkan rumah kayu kecil dan MCK di akhir wawancara kami.(Julandi)

Related posts

Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional

Lensa Nusantara

Mantan Ketua DPC PDI-P Taliabu Beralih Dukungan ke Aliong Mus-Ramli

Lensa Nusantara

Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur Tak Pernah Lepas Buaya ke Sungai Penet

Lensa Nusantara