Lensa Nusantara
Riau

BAI Minta Polda Riau Melalui Polres Kampar Serius Nangani Kasus Dugaan Pungli di Kampar

Kampar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Tim investigasi DPP badan advokasi Indonesia (BAI) Hali Lawa minta desak polda Riau proses tindak lanjut melalui polres Kampar dugaan kutipan uang dalam program bantuan sosial (Bansos) di kampar.

Hal tersebut diungkapkan Ali Halawa Kamis (3/6 /21) kepada awak media, program Bansos ini diharapkan dapat benar – benar disalurkan kepada masyarakat.

“Bukannya dijadikan manfaat dengan alasan mereka juga pemilik usaha sembako, seperti yang di ungkapkan salah seorang pendamping PKH di kampar, yang mengaku seorang pengusaha.

Jika kehidupan mapan dan seorang penguasa kenapa jadi honor di Kementrian Sosial? atau hanya memuluskan usahanya jadi distributor di masing masing e – warung,” paparnya.

“Apalagi adanya pernyataan pemilik e – warung secara tertulis mereka memberikan fi’e kepada para pendamping dengan berbagai alasan uang minyak yang di dapat dari ke untungan e-warung.

Ia menambah, berharap kepada kepolisian Polda Riau melalui jajaran polres Kampar, bisa membongkar kasus bansos Ini terkhususnya di kabupaten kampar, tutupnya.

Diungkapkan juga oleh Kordinator wilayah daerah Pekanbaru Master”pendamping PKH tidak boleh menjadi penyalur/suplayer.

Sebelumnya kepala dinas sosial Muhammad juga mengatakan,””saya akan cek kebawah apakah berita ini benar adanya atau tidak.

“”Apapun alasannya, pungli itu salah dan tidak dibenarkan..
nanti kami akan panggil TKSK tersebut untuk dilakukan konfirmasi,”katanya.

Hingga berita ini ditayangkan hasil pemangilan TKSK Salo belum ada membuahkan hasil, saat di konfirmasi Muhammad.(dsl’)

Related posts

Masyarakat Provinsi Riau Sudah Terima 680 Ribu Ekor ikan Serta 8 Ton Pakan Ikan Di Tahun 2020

ADM

Tim Supervisi Penanganan Covid-19 Polda Riau Tinjau Pos PPKM di Kelurahan Bangkinang

Lensa Nusantara

Tahun Depan Pemda Kampar Agarkan Rp. 21 Milyar untuk Pelayanan Kesehatan

Lensa Nusantara