Lensa Nusantara
Featured Pemerintahan

Pertegas Program PANCAKARSA, Pemkab Bogor Tandatangani MOU dengan KLH dan Kehutanan

Bogor, LENSANUSANTARA.CO.ID
Sebagai bentuk implementasi Program Pancakarsa Kabupaten Bogor, dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539 tahun 2021 Bupati Bogor Ade Yasin lakukan MoU alias Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mewujudkan Karsa Bogor “Maju dan Membangun”. Selanjutnya, MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor akan mewujudkan “Karsa Bogor Membangun”.

MoU dengan PT. Antam tentang Pengembangan Kawasan Geopark Nasional Pongkor untuk mewujudkan “Karsa Bogor Membangun”, serta Perjanjian kerja sama antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor untuk mewujudkan “Karsa Bogor Membangun”, MoU dilakukan langsung di Auditorum Setda Kabupaten Bogor, Kamis (3/6).

Bupati Bogor Ade Yasin, mengatakan, perjanjian kerjasama dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam upaya penguatan fungsi kawasan hutan konservasi dan pengembangan destinasi wisata alam khususnya kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), serta dapat memperkuat sinergi kita dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati secara berkelanjutan sekaligus pengembangan pariwisata alam berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Kami juga lakukan penandatanganan MoU dengan BPJS ketenagakerjaan untuk optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor berupa pengajuan perijinan/non perijinan tertentu di DPMPTSP yang mensyaratkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan untuk memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja di Kabupaten Bogor,” ungkap Ade Yasin.

Selanjutnya, Ade yasin menabahkan, perjanjian kerjasama juga pernah dilakukan dengan Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, beberapa waktu lalu di wilayah Bogor Barat terkait pemanfaatan lahan seluas 42 hektar bekas lahan tambang liar untuk dialihfungsikan dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

“MoU juga dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wisata alam curug, karena ada 110 curug yang ada di lahan milik Perhutani. Setelah ini juga saya akan membuka Gerai Pelayanan Publik di Aeon Mall Sentul Babakan Madang, sebagai upaya mempermudah aksesibilitas layanan publik kepada masyarakat,” tegasnya.(moel)

Related posts

Reaksi Anggota DPRD Bondowoso Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

Lensa Nusantara

Kapolda Sumut Hadir Pembukaan Kegiatan Rekonsiliasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Polda Sumut TA. 2020

Lensa Nusantara

HAN, Wabub dan Ketua PGRI JATIM Tampil Bareng di Webinar

Lensa Nusantara