Lensa Nusantara
Berita Featured

Tidak Terima Tanah Kebunnya Diserobot, Amirullah Ajukan Gugatan ke Pengadilan Negeri Bangkinang

Kampar, LENSANUSANTARA.CO.ID – 7/6/2021 tidak terima tanahnya di Serobot, Amirullah Warga Desa Ganting Damai Kecamatan Salo kabupaten kampar mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Bangkinang

Tertuang dalam register perkara perdata nomor 103/Pdt.G/2021/PN.Bkn. dimana awal kronologis nya pada tahun 2004 Saya telah membeli Tanah dan mengurus surat SKGR 2007 Di kantor Camat,Timbal Amirullah ketika di komfirmasi awak media.

Lanjutnya, sesudah membeli dan menguasai sebidang tanah kebun dengan seluas lebih kurang 4,5 Hektar dan telah ditanami sawit yang terletak di sonduok-Tingge-Dusun Suka Maju Desa Ganting Damai Kecamatan Salo Kabupaten Kampar Berbatas dengan Desa pulau jambu kecamatan Kuok

Terhitung sejak saat itu saya memelihara dan merawat dan mengambil hasil kebun tersebut,namun di tahun 2013 Kebun saya sudah mulai mendapat gangguan ketika itu saya.

Merantau ke negeri Jiran Malaysia saya dapat kabar dari istri saya kalau sawit saya di tumbang dan ditanami lagi anak sawit baru, oleh anak pona’an Dt. Pandak dan membangun dalam kebun saya bedeng/pondok untuk jaga kebun tersebut.

Pokok sawit saya ditebang tumbang olehe tim anak pona’an Datuk Pandak Beserta rombongan nya mengatas namakan anak kemenakan Datuk Pandak, dimana mereka mengklaim bahwa tanah kebun milik saya, dianggap mereka,tanah Ulayat Datuk Pandak.

Sehingga mereka melakukan aktivitas panen di tanah tersebut dan mengusir Anak saya waktu panen, aneh nya lagi, di atas tanah kebun milik saya tersebut,telah di terbit kan nya surat sertifikat tahun 2018. BPN atas nama orang lain setelah ditelusuri ternyata surat baru atas nama Yusbasri Tergugat l dan Mansur alias Bujang Kopik,Tergugat ll.

“Yang di terbitkan karena adanya peran Datuk Pandak (Surat Hibah) Logo Ninik Mamak beserta kepala Desa Ganting Damai Agustian Yusro menerbitkan atas hak baru Atas kejadian ini menurut saya tentu saja sangat merugikan diri, saya sendiri sehingga wajar saya selaku warga negara yang baik.

Saya menempuh jalur hukum melakukan gugatan di pengadilan negeri Bangkinang untuk mendapatkan kepastian hukum dalam hal ini, saya mempercayakan penyelesaian perkara saya di Dampingi Panasehat Hukum
ungkapnya.

Kantor Hukum Advokat pengacara REFI YULIANTO SH,MH dan Partners, Ade Nurisman SH, dan Sri Iryani SH. Melalui Sambungan Telepon Refi menjelaskan kepada awak media

Bahwa proses perkara saat ini masih berjalan, dimana hari Jum’at tanggal 04 Juni 2021 sekira pukul 10 wib telah dilaksanakan sidang lapangan yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota Majelis Hakim yang memeriksa perkara saudara Amirullah sidang dibuka ditempat yang dilaksanakan langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Ibu Riska Widiana SH.,MH selaku ketua Majelis Hakim dalam perkara ini didampingi Hakim Anggota Ferdi SH dan Syofia Nisra SH.,MH juga Panitera Pengganti Fitri.

Yang mana tujuan pemeriksaan Setempat dimaksudkan untuk memastikan bahwa objek perkara yang menjadi masalah dalam perkara ini yaitu tanah kebun sawit tersebut memang benar adanya. dimana saat itu hadir juga Para Tergugat, ll Mansur alias Bujang Kopik juga hadir kuasa Tergugat Untuk Tergugat I.atas nama Yusbasri tidak dapat hadir disebabkan meninggal dunia lebih kurang satu bulan yang lalu.

Sambung Refi Ketika proses perkara ini berjalan, BPN Kampar juga kemarin tidak dapat hadir. Untuk kedepannya hari Rabu tanggal 9 Juni 2021, sesuai agenda sidang yang ditetapkan oleh majelis hakim adalah agenda pemeriksaan saksi-saksi dari Penggugat.

Selaku kuasa hukum, Refi Yulianto SH,MH mengharapkan agar semua pihak yang berperkara tetap bersabar dan menghormati jalannya proses persidangan. mari kita sama-sama pergunakan hak kita di mata hukum untuk mendapatkan keadilan. Tutupnya (dsl’)

Related posts

Kasat Satpol PP Segera Bongkar Bangunan PT. WINSA ANUGERAH PROPERTYNDO

Lensa Nusantara

LSM P3KI Meminta Komisi C DPRD Tinjau Ulang Peningkatan Jalan penghubung Menuju Dinas Pendidikan Padang Lawas

Lensa Nusantara

Kemenpora dan Polri Pastikan Gelaran Piala Menpora Terapkan Prokes Ketat

Lensa Nusantara