BeritaKriminal

Kerap Edarkan Sabu, Pria Asal Surabaya Dijebloskan Kedalam Penjara

×

Kerap Edarkan Sabu, Pria Asal Surabaya Dijebloskan Kedalam Penjara

Sebarkan artikel ini

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang pengedar sabu sabu di Jalan Raya Prapen (depan showroom mobil). Senin, 06 September 2021, sekira pukul 15.00 WIB,

Example 300x600

Pelaku yang diamankan di pinggir jalan itu diketahui bernama Wahyu Suryo Widodo (22) warga Jalan Panjang Jiwo Gg. Baru Surabaya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti setija Oetami melalui Kanit reskrim Iptu Philips mengatakan dari penangkapan tetsangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pria itu kerap kali menjual beli (ngedarkan) barang terlarang jenis sabu sabu.

“Begitu di tindak lanjuti atas informasi tersebut ternya benar, saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan pada tersangka. Petugas yang berpakaian preman menenukan sabu sabu yang di simpan dalam dompetnya.” Jelas Iptu Philips, Selasa (21/09/2021).

Untuk mendapatkan tambahan barang bukti lain dari pelaku. Petugas juga melakukan penggeledahan didalam rumah Rusun di Gunung Anyar, Surabaya,

“Didalam rumah rusun lantai 4 tersebut yang merupakan milik tersangka itu. Petugas juga mendapati berupa sabu berikut timbangan dan barang bukti lain.”ungkapnya.

Masih kata Philips, barang bukti yang diamakan adalah 1 klip plastik berisi sabu-sabu dengan plastiknya seberat 0,37 gram, 25 buah sedotan putih, timbangan digital, 4 buah bong atau alat hisap, 83 klip kecil, uang tunai sebesar Rp. 1.950.000, dan motor Honda GL Max nopol L-2923-HN, HP, dompet dan tas pinggang warna hitam.

“Barang bukti yang ditemukan itu, tersangka mengkuinya. Ia juga mengaku juka barang haram tersebut baru saja diambil dari temannya yang berinisial M dan akan dijual kembali kepada orang lain.”Imbuhnya.

Selanjutnya tersangka berikut barang buktinya diamankan dan dibawa ke Polsek Sukomanunggal guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka kini harus mempertanggung jawabkan atas perbuatanya didalam tralis besi dan ia juga akan dijerat dengan Pasal 114 (1) dan atau 112 (1) UURI no. 35 tahun 2009, Tentang Narkotika yang ancamannya hukuman diatas 7 tahun.” Tutupnya.

Reporter: Pan

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan