free stats

Kejayaan Kopi Sidikalang Akan Dibangkitkan Kembali

Dairi, LENSANYAANTARA.CO.ID
Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian IR. Ali Jamil, MP. PhD mengunjungi Dairi pada Kamis 31/3/2022. Dalam kesempatan itu Bupati Dairi diwakili Budianta Pinem selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, bersama dengan Kadis Pertanian Robot Simanullang Dandim 0206, Kapolres Dairi, menyambut dan mendampingi Dirjen Perkebunan Kementan IR Ali Jamil, MP. Ph.D. yang kemudian melakukan penanaman bibit kopi “sigarar utang” secara simbolik di Dusun Sihotang, Desa Parbuluan 4, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.


IR. Ali Jamil mengatakan kedatangannya untuk melaksanakan arahan dari Presiden Ir. Joko Widodo dan arahan dari Mentri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam melaksanakan Gerakan Tanam Kopi secara serentak di seluruh Indonesia.


” Baik kawan kawan semua, hari ini kita berada di Kabupaten Dairi untuk melakukan Gerakan Tanam Kopi Serentak seluruh Indonesia. Hal ini adalah merupakan arahan dari Bapak Presiden dan arahan dari Bapak Mentri Pertanian, untuk bagaimana kita melakukan gerakan pertanaman kopi secara nasional, untuk bisa ditambahkan lagi tanaman kopi kita existing saat ini 1.258.000ha. Itu bagaimana kita tingkatkan, dan yang terpenting kami sampaikan tadi adalah, bagaimana pertanaman kopi yang ada saat ini dan yang akan datang, itu benar benar dipelihara dengan tehnik budidaya yang baik dan benar.” kata IR.Ali Jamil setelah selesai melakukan penanaman bibit kopi ‘sigarar utang’ bersama dengan para undangan.


Ali Jamil juga meminta agar dibantu dalam pengawasan penyaluran pupuk kepada para petani. Karena pupuk adalah salah satu penentu keberhasilan tanaman. Sambil menerangkan bahwa pemerintah memberikan permodalan kepada petani melalui permodalan KUR yang didapat dari Bank yang didapat dari Bank Bank yang bekerjasama dengan pemerintah, dengan bunga KUR yang turun 50%. Dari yang sebelumnya 6%, kini bunganya hanya 3%. Hal ini untuk membantu para petani akibat kelangkaan pupuk subsidi. Agar petani mampu membeli pupuk non subsidi dengan bantuan KUR bunga rendah. Yang mana diterangkan, kenaikan harga pupuk dan juga kelangkaan pupuk subsidi disebabkan karena naiknya harga bahan baku pembuatan pupuk yang tidak ada di Indonesia.


“Jadi gunakan KUR itu, yang diberikan, difasilitasi oleh Pemerintah, yang didorong oleh bapak Presiden. Yang bahkan bunganya direlaksasi dimasa pandemi seperti ini.” tambah Ali Jamil menghimbau, sambil menerangkan, target yang harus dicapai adalah, agar kopi Indonesia disajikan di cafe atau warung kopi yang ada diseluruh Indonesia. Ali Jamil juga menerangkan kalau produktivitas Indonesia saat ini cukup baik, sekitar 0,8 juta ton. Namun hal ini masih perlu didorong agar lebih baik ke depannya lagi kata Ali Jamil sambil meminta komitment dari Bupati Dairi.


“Kita mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden, Mentri Pertanian Yasin Limpo dan Bapak Dirjen Ali Jamil.” jawab Budianta Pinem Sekda Dairi, sambil menerangkan kalau hal ini adalah usaha yang sungguh sungguh yang dilakukan Bupati Dairi saat kedatangan Presiden ke Dairi pada tanggal 3/2/022, dimana sempat berbicara empat mata dengan Presiden dan langsung menindak lanjuti, yang mana Pemerintah Kabupaten Dairi telah menyurati Kementrian Pertanian, Kementrian PU, dan Kementrian Markomarvest. Untuk memadukan Danau Toba sebagai super prioritas.


“Jadi kami, mewakili Bapak Bupati, akan melakukan tindak lanjut yang hari ini sudah kita deklarasikan. Yang nantinya dikawal oleh Dinas Pertanian, untuk melanjutkan kejayaan kopi Sidikalang.” kata Budianta Pinem mengakhiri, sambil memberikan 4 buah proposal pengadaan alat pertanian, dan alat produksi pertanian kepada Dirjen Pertanian IR Ali Jamil, MP.Ph.D.
Tampak hadir Kadis Pertanian Robot Simanullang, Kadis Perindagkop Iwan Teruna Berutu, Kodim 0206, Kapolres Dairi, Camat Parbuluan dan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Parbuluan. Terlihat juga puluhan siswa dan siswi Politeknik Pertanian Medan, petugas PPL, dan karyawan Bank yang bekerjasama dengan petani nantinya untuk pengadaan KUR.(Mula)