free stats

Kejar 15% Vaksin Lansia, Ingin Jaga Kesehatan dan Aktivitas Hari Raya Kembali Pulih

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.ID – Menggelar apel gabungan menghadapi Ramadhan 1443 H, Pemkab Trenggalek dan TNI-Polri berupaya melakukan percepatan vaksinasi dosis II lansia. Tentunya percepatan ini ditujukan untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendorong aktivitas kembali normal dengan level yang terus membaik.

Saat ini target Vaksinasi Covid 19 dosis 2 masih kurang 15% atau kurang sebanyak 10 ribu orang. Tentunya karena kerawanan lansia terhadap penyakit, pemerintah dan 3 pilar mencoba memberikan perlindungan dengan vaksinasi. Dengan begitu keamanan mereka bisa lebih terjaga dan aktivitas masyarakat bisa ditingkatkan kembali.

“Hari ini kita melakukan apel gabungan dengan TNI Polri yang difasilitasi oleh Polres Trenggalek dalam menyambut bulan Ramadan. Kita ingin menciptakan Trenggalek yang aman,” ungkap Wakil Bupati, Syah Muhamad Natanegara, di Alun-Alun Trenggalek, Sabtu (2/4).

BACA JUGA :  Program 5000 Pengusaha Perempuan Baru Diharapkan Plh Bupati Trenggalek Menjadi Pembangkit Ekonomi

Kita ingin melakukan percepatan vaksinasi, sambungnya menambahkan, “karena yang kita inginkan Trenggalek sehat. Jadi disini ada dua hal penting yang pertama kita bagaimana menjadikan bulan Ramadan ini menjadi bulan yang aman dan nyaman untuk beribadah bagi seluruh masyarakat Trenggalek,” imbuhnya.

Yang kedua kita memiliki satu kewajiban, karena masih memiliki PR untuk percepatan vaksinasi lansia dosis 2, sehingga level Kabupaten Trenggalek tidak turun lagi. Dengan begitu, masyarakat bisa beribadah dengan tenang.

BACA JUGA :  Sat Rumah Warga Hangus Terbakar di Tanjung Morawa

Kemudian ketika nanti hari raya Idul Fitri bisa merayakannya dengan normal seperti biasanya. “Untuk saat ini, vaksinasi lansia kita dosis 2 masih kurang 15% untuk bisa turun ke level 1, atau sekitar 10 ribu. Kita akan coba untuk lakukan vaksinasi di malam hari guna menghindari pro kontra dengan mendatangi Masjid-Masjid untuk vaksinasi,” tandasnya.

Sedangkan Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputra menghimbau kepada masyarakat yang menggelar ronda untuk memakai soud yang normal-normal saja. Kemudian para pendekar diperingatkan untuk jangan coba-coba melakukan pengeroyokan.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan, Ketua TP PKK Trenggalek Prioritaskan Penanganan Stunting

Terus dilarang menerbangkan balon udara. Karena selain beresiko mengganggu ruang udara juga beresiko menciptakan kebakaran. “Tidak ada balon-balon terbang ntar kebakaran lagi kantor Bhayangkari,” pesan Kapolres.

Senada dengan Kapolres, Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Kav. Peddy Adi Prasetyo juga berharap warga masyarakat bisa menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. “Mari kita jaga bersama biar Trenggalek ini sehat dan aman. TNI, Polri, Pemkab dan seluruh masyarakat harus saling bekerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kemudian masyarakat juga harus saling menghargai,” tutupnya. (yanto/ping)