Penikmat Sabu Asal Simo Katrungan Surabaya Ditangkap Polisi

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Surabaya, LENSANUSANTARA.CO.ID – Lantaran terlibat dalam kasus penyalah gunaan narkotika jenis sabu. Seorang pria bernama Mahlan Nur Rozak ditangkap unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pada hari Sabtu, 11 Juni 2022, sekira jam 20.00 Wib.

Pria berusia 36 tahun itu ditangkap saat asik mengkonsumsi sabu di dalam kamar kos. Jalan Simo Katrungan kidul Gg.buntu No.1- Surabaya.

Kapolsek Asemrowo Kompol Hary Kurniawan mengatakan ditangkapnya tersangka itu berdasarkan atas informasi dari masyarakat bahwa di dalam kamar kos yang ditempati Rozak itu kerap dijadikan ajang pesta sabu.

BACA JUGA :  Seorang Pria Diamankan Warga Sampang, Ipda Sujiono Sampaikan Ini

“Menindak lanjuti info tersebut, petugas langsung bergerak cepat untuk melakukan penggrebekan dan melalukan penangkapan pada tersangka yang sebelumnya sudah di TO.” Kata Hery Kurniawan, Sabtu (18/06/2022).

Dari hasil penggrebekan, lebih lanjut Kapolsek, Anggota berhasil mengamakan barang bukti 1 buah tutup botol minuman UC 1000 yang dilubangi tutup botolnya,1 buah pipet kaca ada sisa sabu seberatb1,25 Gram,10 klip plastik kecil bekas sabu,1pack sedotan plastik warna putih, 2 buah sedotan plastik utk serok sabu, 1 buah HP merk Evercross warna hitam dan korek api warna kuning.

BACA JUGA :  Warga Tambaksari Surabaya Ditangkap Polisi Setalah Ketahuan Mengedarkan Sabu-sabu

“Dari barang bukti yang ditemukan itu. Oleh tersangka diakui adalah miliknya dan barang terbut masih dalam proses pengembangan dari mana tersangka ini mendapatkan atau membelinya.” Ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Melaunching Patmores

Selanjutnya. Masih kata Hery Kurniawan, tersangka berikut barang buktinya di bawa dan di kepolsek Asemrowo guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut dan menjebloskan dia kedalam penjara.

“Tersangka kini harus menanggung akibatnya didalam penjara karna melanggar Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancamannya 7 tahun.” Pungkasnya.

Reporter: Pan

  • Bagikan