Puluhan Penyu Tukik Dilepaskan di Pantai Pangandaran

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pelepas penyu dalam guna melestarikan populasi satwa laut yang hampir punah, kegiatan tersebut dilakukan di pantai Pangandaran oleh Pandam III Siliwangi.

Sedikitnya 66 ekor penyu diantaranya 1 ekor penyu berukuran besar dilepaskan di wilayah pantai barat Pangandaran Jawa Barat minggu, 19/06/2022.

Hewan Penyu berjenis (tukik) tersebut di dapatkan dari salah satu daerah Sukabumi Ujung Genteng Jawa Barat.

BACA JUGA :  Ibu Muda di Pangandaran Diduga Terpincut Janji Manis Oknum PNS Hingga Hamil

Menurut Uking selaku Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) , tujuan kegitan tersebut selain memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 Kodam III Siliwangi tentunya juga untuk melestarikan populasi hewan penyu (tukik) yang hampir punah.

“sekitar jam 8:30 Pangdam III Siliwangi didampingi oleh Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah VI Tasikmalaya dan Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kabupaten Pangandaran melepaskan 66 ekor dan 1 ekor penyu berukuran besar “ucapnya”.

BACA JUGA :  PEMDES Maruyungsari Jalin Silaturahmi dengan Tarling di Masjid Jami Baitul Mutaqin Pangandaran

Dengan pelepasan penyu (tukik) ke habitatnya, Kepala Reosrt Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) unit pelaksana teknis setingkat eselon III (atau eselon II untuk balai besar) di bawah Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia,

BACA JUGA :  Belum Seminggu Polres Bondowoso Bekerja Sama Dengan Perhutani Tangkap Lagi Pelaku Pencuri Kayu Sono Keling

berharap populasinya terus berkembang karena sebagai mana satwa laut tersebut sudah hampir punah.

“Dengan kegiatan ini saya berharap penyu (tukik) di Pantai Pangandaran bisa berkembang biak semestinya di alam bebas dan tentu populasinya terus bertambah, supaya anak cucu kita nanti mengetahui jenis penyu tukik tersebut. “harapannya”.(N.Nurhadi)

  • Bagikan