1 Polwan Dapat Bintang Dua Hingga Kapolres, Bentuk Komitmen Polri sebagai Kesetaraan Gender

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Jakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap Perwira Tinggi dan Perwira Menengah. Dalam surat telegram No ST/1214/VI/KEP./2022, sebanyak 120 personel Polri dirotasi.

Dari jumlah tersebut, terdapat satu orang Polisi Wanita atau Polwan yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) bintang dua yaitu Brigjen Juansih yang dipromosikan menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri.

Tidak hanya Brigjen Juansih, terdapat satu Polwan yang diamanahkan sebagai Kapolres Bukittinggi, dan satu Polwan mendapat promosi menjadi Kabag Penum Divisi Humas Polri yaitu Kombes Nurul Azizah.

BACA JUGA :  Kunker Reses Komisi III DPR RI di Mapolda Jatim, Lepas 77 Mobil Vaksinasi dan Berikan 2.000 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Selain itu juga terdapat tiga Polwan yang menduduki jabatan strategis di wilayah yakni
AKBP dr Siti Nur Imanta yang dipromosi sebagai Karumkit Tk 2 Bandung Polda Jabar.

BACA JUGA :  Pasca Hari Raya Idul Fitri Panit Binmas Polsek Denpasar Barat Bersama Forum Sipandu Beradat Lakukan Tibduktang

AKBP Titik Wahyuningsih sebagai Kabidkeu Polda Banten, Kombes Endang Sri wahyu Utami Kabidkeu Polda Bali, Kombes Heni
Kresnowati Kabidkeu Polda Jabar dan Kombes
Yuliani Kabidkum Polda Banten.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa, penempatan Polwan di posisi straregis ini merupakan komitmen pimpinan Polri dalam hal kesetaraan gender.

BACA JUGA :  Jelang Nataru, Polrestabes Surabaya Siap Jaga Keamanan di Kota Surabaya

“Penempatan Polwan merupakan komitmen bapak Kapolri terhadap kesetaraan gender,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/6).

Dedi menegaskan, bahwa Polri akan terus memberikan ruang bagi Polwan. Kesetaaan gender akan terus diperjuangkan. Karena kata Dedi, sejauh inisejumlah Polwan sudah berpangkat perwira tinggi dan menempati jabatan operasional berisiko tinggi di Polri.(red)

  • Bagikan