Salah Satu Syarat Lelang yang Prioritas di DPKP Bojonegoro, Sistem Management Keselamatan Konstruksi

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bojonegoro, LENSANUSANTARA.CO.ID – Untuk mengikuti proses lelang pekerjaan konstruksi di Dinas Perumahan Kawasan dan Cipta Karya saat ini tentunya banyak sekali faktor yang harus kita kaji lebih dalam tentang persyaratan, agar semua aspek bisa terpenuhi.

Salah satunya adalah Sistem Management Keselamatan Konstruksi (SMKK), yang menjadi aspek pendukung yang harus kita jadikan prioritas dalam meningkatkan produktivitas pekerjaan dalam pengerjaan Konstruksi.

Setiap Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi harus menerapkan
SMKK. Penerapan SMKK sebagaimana yang dimaksud harus memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan,
Kesehatan, dan Keberlanjutan.
Standar Keamanan, Keselamatan,
Kesehatan, dan Keberlanjutan. Dengan tujuan untuk menjamin keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan publik, dan keselamatan lingkungan. (Permen PUPR nomor 10 tahun 2021).

BACA JUGA :  Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Wilayah Baureno

Iwan Maulana S.T., M.M. Menerangkan, “Peranan penting Sistem Management Keselamatan Konstruksi dalam menciptakan sebuah pekerjaan yang aman, nyaman, dan efisien untuk meningkatkan produktivitas. Menurutnya, penerapan SMKK diperlukan untuk mencegah kecelakaan kerja dan mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan”. Tegasnya.

BACA JUGA :  Ada Agenda Terjadwal, Bupati Bojonegoro Berhalangan Hadir di Pelantikan PAW Fraksi Golkar

Iwan Juga Menjelaskan Bahwa, “Pada intinya kami tidak mempersulit bagi rekan – rekan para kontraktor yang akan mengikuti proses lelang, akan tetapi kami juga ingin memberikan yang terbaik untuk pembangunan di Kabupaten Bojonegoro ini. Dan juga ingin mengajak kontraktor lokal bisa lebih maju dan punya daya saing dalam dunia konstruksi, dan juga saya yakin dengan adanya hal ini kami bisa memperoleh rekanan yang Qualifive dari Putra Daerah yang lebih mengutamakan Sistem Management Keselamatan.

BACA JUGA :  Bupati Bojonegoro Kunjungan Kerja ke Pemkot Samarinda, Bicarakan Sektor Pariwisata Lokal

Yang intinya SMKK harus lebih di prioritaskan untuk pekerjaan di bidang pengerjaan Konstruksi, karena semua demi kebaikan dan keselamatan, juga semua itu sudah tertuang dalam aturan dan syarat lelang yang berlaku”, Imbuhnya.(Muji)

  • Bagikan