Larikan Anak Dibawah Umur Seorang Pemuda Asal Baradatu Berhasil Diringkus Polisi

Way Kanan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang Pemuda inisial S Toyo alias Aldi (25) Th warga Baradatu berhasil diamankan Polsek Bajit Polres Way Kanan Polda Lampung lantaran diduga melarikan perempuan yang belum dewasa dan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Rabu(03/08/2022).

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kapolsek Banjit lptu Supriyanto menjelaskan kronologis kejadian pada Minggu, 24 Juli 2022 pelapor(ayah korban) pulang dari Lampung Timur mendapatkan informasi dari saksi bahwa korban An. Sebut mawar (17 ) bukan nama sebenarnya telah pergi meninggalkan rumah sejak hari Selasa, 19 Juli 2022 pukul 14:00 Wib.

Atas konfirmasi itu, ayah korban berusaha mencari keberadaan korban di Kecamatan Baradatu dengan menemui saksi inisial A dan berdasarkan keterangan saksi bahwa korban bersama dengan pelaku yang merupakan pacar korban.

BACA JUGA :  Resedivis Kasus Curanmor di Muratara Diringkus Dalam Kasus Curat

Selanjutnya pada hari Kamis,28 Juli 2022 korban seorang diri kembali kerumahnya di sekitar Kecamatan Banjit dan setelah itu pelapor menanyakan korban telah pergi kemana dan dengan siapa.

Korban mengakui dihadapan pelapor bahwa Toyo telah menjemput korban pada Selasa, 19 Juli 2022 pukul 14:00 Wib dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo warna Hitam tanpa Nomer Polisi menuju ke gubuk sawah di Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan.

BACA JUGA :  Aktivis Muda Langkat Dipukul OTK

Selama 10 hari di gubuk tersebut, korban di bujuk rayu untuk melakukan hubungan intim dan disitulah pelaku melakukan persetubuhan terhadap mawar sekitar 4 empat kali.

Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan sakit di bagian intimnya, mendengar hal tersebut, ayah korban tidak terima dan melaporkan kejadian ke Polsek Banjit untuk di tindak lanjuti.

Kronologis penangkapan terjadi pada hari Selasa,02 Agustus 2022 pukul 16:00 Wib. Polsek Banjit berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti saat berada di jalan umum Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan, saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Bogor Tangkap Dukun Cabul

Selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa sepeda motor Honda Revo, Hp dan pakaian milik korban dibawa ke Polsek Banjit guna di lakukan penyelidikan lebih lanjut,”Jelas Kapolsek

Dikarenakan perbuatan tersebut terhadap yang bersangkutan jika terbukti bersalah dapat dikenakan dalam Pasal 332 KUHP atau Pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara.(Yudi)