Kesehatan

TPPS Labuhanbatu Kunjungi 4 Balita Berstatus Stunting di Desa Sei Nahodaris

×

TPPS Labuhanbatu Kunjungi 4 Balita Berstatus Stunting di Desa Sei Nahodaris

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Labuhanbatu
Dipimpin Wakil Bupati Labuhanbatu, Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, MM Tim TPPS Kabupaten Labuhanbatu Kunjungi Empat Balita Berstatus Stunting di Desa Sei Nahodaris, Senin (5/6/2023).

Labuhanbatu, LENSANUSANTARA.CO.ID – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Labuhanbatu dibawah pimpinan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, M.M., kunjungi empat (4) balita berstatus Stunting di Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu Senin, (5/6/2023).

Keempat balita tersebut yakni NFT (1,5), AS (1,5), NR (2) dan AD (2,7) dari Desa yang sama.

Example 300x600

Kehadiran Wakil Bupati Labuhanbatu beserta rombongan ke lokasi tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mencegah, menanggulangi dan memberikan perhatian penuh kepada balita berstatus stunting agar memperoleh kesehatan yang setara.

Hj. Ellya Rosa mengatakan stunting adalah salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian khusus untuk penanganan dan pencegahanya, pemerintah harus serius mengatasi hal tersebut, karena stunting merupakan hambatan bagi balita untuk tumbuh kembang dengan baik.

BACA JUGA :  DPC APTI Pamekasan dan Petani Tembakau Madura Menolak Pengaturan Zat Adiktif RPP Kesehatan

Kepada stakeholder terkait, Wabup berpesan untuk selalu memperhatikan lingkungan masyarakat sekitar binaannya, terutama kebersihan, makanan dan pola hidup sehat hingga PHBS.

“Perhatikan lingkungan sekitar tempat saudara bekerja, jangan bosan himbau masyarakat untuk selalu memakan makanan bergizi dan menjaga kebersihan lingkungannya,” pesan Wabup.

Kepada masyarakat juga, perhatikanlah kebutuhan gizi kita, makan-makanan yang sehat dan biasakan hidup bersih, terkhusus ibu hamil rutinlah periksakan kandungan sejak kehamilan muda ke posyandu untuk mencegah kemungkinan besar terjadinya stunting, sebut Wabup.

Kepala Puskesmas Panai Tengah, Irma Suryani melalui bidan Desa Sei Nahodaris Farida Wati, S.Keb, menyebutkan, kondisi NFT (1,5) balita berstatus stunting hingga kini dalam pantauan Puskesmas Panai Tengah, susu dan makanan gizi tambahan juga selalu kita berikan.

BACA JUGA :  Bupati Labuhanbatu Menghimbau Para ASN untuk Melaporkan Hasil Pajaknya Kepada Negara

“Pemeriksaan fisik dan kesehatan juga kita lakukan,” ucapnya.

“Melangkah dari sini, kami akan terus memantau perkembangan kesehatan mereka hingga mereka dinyatakan sehat,” imbuhnya.

Sementara Amrizal Tanjung, salah satu orang tua balita mengucapkan terimakasih atas kunjungan Wakil Bupati Labuhanbatu kepadanya, Amrizal juga mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Panai Tengah yang selama ini telah membantu dan memberikan perhatian kepada anaknya.

“Saya merasa terbantu dengan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kepada anak saya, mulai dari perawatan, makanan dan susunya mereka berikan,” ungkapnya.

“Semoga ibu Wakil Bupati dan Camat Panai Tengah dalam keadaan sehat selalu,” ujarnya.

Dikesempatan tersebut TPPS Kabupaten Labuhanbatu yang terdiri dari Wakil Bupati, Bappeda dan Dinas Kesehatan memberikan bantuan sembako, susu dan makanan gizi tambahan.

BACA JUGA :  Laksanakan Gerebek Kampung Narkoba, Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Berhasil Tangkap 2 Pelaku

Turut mendampingi Wakil Bupati di lokasi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd, Sekjen DP2KB Faoma Liana Dachi, JF Perencanaan Bappeda Nova Lindawati Ginting, S.ST, Kasi Kesga Neilil Amal, Kasi Kesling Dinas Kesehatan Ningsih, S.K.M, Camat Panai Tengah Amran, S.Pd, MM., Kades Sei Nahodaris Nuriadi, Kapus Panai Tengah Irma Suryani, S.K.M., Satgas Stunting Syarial Batubara, Wakapolsek Panai Tengah IPTU Naryo, Babinsa Sertu T. Tampubolon, aparatur Desa Sei Nahodaris. (Dodi Tua Gultom).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.