Berita

Kejari Bondowoso Gelar Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi

×

Kejari Bondowoso Gelar Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Kejari Bondowoso
Kejari Bondowoso saat Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi di Aula Korwil bidang pendidikan Kecamatan Grujugan, Rabu (7/6/2023).

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kejaksaan Negeri Bondowoso gandeng Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso memberikan pendidikan penerangan hukum guna mencegah terjadi penyimpangan pengelolaan keuangan sekolah.

Example 300x600

Kegiatan yang telah berjalan sejak Tahun 2022 ini dikemas dalam Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi yang digelar di setiap Koordinator Wilayah SD maupun Sup Rayo SMP secara bergilir.

Pesertanya meliputi Kepala Sekolah, Bendahara dan guru di setiap lembaga. Jalannya giat penyuluhan dilakukan dengan pemberian materi oleh Kejari kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif.

Dalam Sambutannya, Kajari Bondowoso Puji Triasmoro, SH., MH yang datang langsung memberikan materi kepada para guru-guru mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan dalam menciptakan sekolah anti korupsi.

BACA JUGA :  Danlanud Rsn Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri

Menurutnya, adanya inisiatif maupun kesadaran mengadakan penyuluhan ini sangat membantu guru-guru pengelola keuangan dalam bekerja. Mengingat tugas tambahan yang mereka emban harus dilakukan secara baik dan benar dan bisa dipertanggungjawabkan kepada Negara.

“Tentu kami berterimakasih kepada Dinas Pendidikan karena telah membuat kegiatan Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi,” kata Puji.

Berkat kinerja yang baik serta pembinaan yang terus dilakukan kepada guru pengelola keuangan sekolah, hingga tahun ini tidak ditemukan satupun kasus penyalahgunaan keuangan sekolah.

“Tidak ada. Makanya kita berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  AJIB Ucapkan Selamat Atas Dibentuknya PPWI Cabang Bondowoso

Sementara Itu, Sugiono menyadari bahwa kemampuan baik Kepala Sekolah, Bendahara maupun guru sangat kurang dalam pengelola keuangan lantaran tak ada dari mereka yang berlatar sarjana akuntasi.

Oleh sebab itu, Ia memiliki upaya jemput bola untuk memberikan pemahaman pengelolaan keuangan yang baik dan benar dengan langsung menghadirkan pemateri dari Kejaksaan Negeri.

“Kadang kekeliruan itu tidak disengaja. Makanya harus dikawal agar pengelolaan keuangannya benar. Kita kawal agar pengelolaannya baik dengan berkolaborasi dengan Kejari ini,” ungkapnya saat Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi di Aula Korwil bidang pendidikan Kecamatan Grujugan, Rabu (7/6/2023).

Dengan adanya penyuluhan ini Sugiono berharap para kepala sekolah dan bendara tidak takut dalam menjalankan tugas keuangan sekolah, baik pengelolaan dana BOS, PIP, hibak maupun DAK.

BACA JUGA :  Pemerintahan Tiuh Balak Pasar Sugeng Harton, Sambut Baik Kedatangan Mahasiswa Siswi PPL Stai Al-ma'arif Baradatu

“Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi ini bakal terus dilakukan setiap tahun karena Kepala sekolah dan benda-benda pasti berganti-ganti setiap tahunnya,” terangnya.

Untuk informasi, Penyuluhan Hukum Sekolah Anti Korupsi mulai dilaksanakan hari ini, 7 Juni hingga beberapa hari ke depan. Hari ini telah terlaksana pada 4 Korwil, yakni Korwil Kecamatan Maesan, Tamanan, Grujugan dan Jembesari. (Red/*)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.