Otomotif

Waspadai Hujan, Simak Tips #Cari_Aman saat Berkendara dari Astra Motor Kaltim 2

×

Waspadai Hujan, Simak Tips #Cari_Aman saat Berkendara dari Astra Motor Kaltim 2

Sebarkan artikel ini
Instruktur Safety Riding Astra Motor Kaltim 2
Dok. Astra Motor Kaltim 2

Samarinda, LENSANUSANTARA.CO.ID – Hujan yang cukup deras menjadi hal yang perlu diwaspadai bagi para pengendara khususnya pengguna sepeda motor. Hal ini terjadi karena berkendara saat hujan memiliki banyak resiko dan potensi bahaya yang sangat besar.

Tidak seperti saat cuaca cerah, berkendara di saat hujan memerlukan perhatian khusus. Pasalnya, selain permukaan jalan yang menjadi licin akibat guyuran air hujan, tak jarang hujan dengan intensitas tinggi di Samarinda juga kerap membuat beberapa titik jalan yang dilewati tergenang banjir. Apabila tidak berhati-hati, kondisi ini dapat mengakibatkan kendaraan slip dan menjadi awal mula kecelakaan.

Example 300x600

Menyikapi kondisi tersebut, Astra Motor Kaltim 2 melalui Instruktur Safety Riding Fajrin Nur Huda konsisten membagikan campaign keselamatan saat berkendara melalui tips #Cari_Aman kepada masyarakat.

“Hujan yang cukup deras melanda kota Samarinda tak jarang membuat para pengendara sepeda motor di kota tepian ini tetap melanjutkan perjalanan mereka. Menyikapi hal ini, penting bagi kita untuk memahami dan menerapkan berbagai tips keselamatan berkendara melalui #Cari_Aman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fajrin Nur Huda menyampaikan sederet tips berkendara sepeda motor yang baik saat berpergian di musim hujan.

BACA JUGA :  Perwakilan CB150X Samarinda di Jambore Nasional Pertama
  1. Pilih ‘riding gear’ yang tepat
    Selama musim hujan ada baiknya menaruh jas hujan kedap air, sarung tangan, sepatu bot, dan rompi. Perlengkapan tersebut akan sangat membantu melindungi tubuh disaat hujan tidak terkontrol lagi.
  2. Gunakan Jas Hujan ketika sudah mulai hujan
    Saat hujan mulai turun, sebaiknya segera menepi atau berteduh.
    Pada 10 menit pertama, debu dan pasir jalanan sedang tergerus air menuju ke tepi jalan sehingga jalan akan menjadi sangat licin. Lalu, segera gunakan jas hujan. Jangan menunda untuk menggunakan jas hujan, banyak terjadi kecelakaan karena sepeda motor yang tiba-tiba berubah arah untuk menepi saat hujan rintik-rintik menjadi deras, atau sepeda motor yang melakukan pengereman mendadak dan akhirnya tergelincir karena jalan yang licin.
  3. Pastikan Menyalakan Lampu
    Peraturan sekarang memang mewajibkan pengendara sepeda motor menyalakan lampu pada siang hari.
    Nah, begitu juga pada saat hujan turun apalagi hujan lebat. Pada saat hujan turun keadaan langit cenderung mendung, dan juga lebih gelap dari biasanya. Penggunaan lampu merupakan langkah yang baik agar kamu bisa terlihat jelas oleh pengendara kendaraan yang lain.
  4. Berkendara dengan kecepatan rendah
    Ketika hujan sebaiknya gunakan kecepatan rendah. Saat hujan daya cengkram roda tidak maksimal akibat efek aquaplaning serta kondisi kampas rem yang basah. Hal ini menyebabkan pengereman menjadi tidak efektif dan jarak pengereman lebih jauh bila di bandingkan dengan kondisi kering.
  5. Lebih ‘awas’ dengan lubang di jalan atau genangan.
    Dua hal ini sangat perlu diperhatikan, karena bisa saja genangan di jalan ternyata menyimpan lubang cukup besar. Jika sedang berada di jalan yang bagus dan cenderung lurus maka bahaya seperti ini biasanya kurang terlihat. Akan tetapi kalau di jalan yang mulai rusak, ada baiknya memerhatikan jangan asal lindas karena lubang itu bisa berakhir dengan kecelakaan
  6. Jangan Asal Rem Saat Hujan
    Ketika kondisi jalan yang basah tentunya akan lebih licin daripada jalan yang kering. Dengan demikian teknik pengereman yang benar sangat dibutuhkan saat berkendara di tengah hujan.
BACA JUGA :  Wujudkan pembangunan SDM unggul Lewat Program ESG Mission, Engaging For the Future

Hal yang harus kamu hindari saat hujan tiba berkaitan dengan teknik pengereman adalah jangan menekan rem secara mendadak karena akan menyebabkan selip pada ban karena kondisi jalan yang sangat licin lalu manfaatkan engine brake, gunakan engine brake untuk membantu pengereman dan selalu jaga jarak dengan kendaraan lainnya.

BACA JUGA :  Wujudkan Solidaritas, Honda Bikers Adventure Camp 2023 Gelar Camping Bareng

Hal ini berguna untuk menghindari pengereman mendadak. Teknik rem yang benar saat hujan adalah dengan melepas tuas gas pada jarak aman kemudian sedikit demi sedikit rem ditekan sehingga berhasil memperlambat sepeda motor dengan aman.

  1. Lebih Baik Berhenti dan Berteduh Jika Keadaan Memburuk
    Jika hujan yang turun terlalu lebat dan jarak pandang menjadi berkurang ada baiknya jika berhenti saja. Selain menjaga badan dalam keadaan hangat atau mengistirahatkan badan, hujan yang turun terlalu lebat akan sangat berbahaya.

Jarak pandang yang menjadi terbatas, sehingga membuat kewaspadaan kita menurun. Dengan begitu resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan akan menjadi lebih besar.

Untuk itu solusi yang paling tepat adalah berhenti sejenak dan istirahat sejenak untuk menunggu hujan reda dan kondisi hujan membaik. (Haerul)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.