Berita

Peduli Pendidikan, Wakil Ketua DPRD Pasaman Adakan Lomba Pidato dan Bercerita

×

Peduli Pendidikan, Wakil Ketua DPRD Pasaman Adakan Lomba Pidato dan Bercerita

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Pasaman
Danny Ismaya, Wakil Ketua DPRD Pasaman membuka acara lomba pidato dan berbicara tingkat SD, SMP dan Mahasiswa. (18/8/2023). (Foto: Ghani/LensaNusantara)

Pasaman, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi di antara generasi muda, Danny Ismaya menginisiasi terselanggaranya lomba pidato dan bercerita. Kompetisi yang diikuti oleh puluhan peserta ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum serta meningkatkan minat membaca dan menulis.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Pasaman, Danny Ismaya SP, disaat membuka acara lomba, Jum’at (18/8/2023).

Example 300x600

Lomba pidato dan bercerita ini bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Pasaman sebagai respon terhadap permasalahan rendahnya minat baca dan rendahnya kemampuan berbicara di kalangan pelajar.

BACA JUGA :  Diduga Menyalah Gunakan ADD dan DD Tahun 2019, Komisi I DPRD SBB Panggil Raja Buano Utara

“Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, tren minat baca menurun dan literasi dianggap sebagai salah satu isu yang penting dalam dunia pendidikan,” ujar Dani Ismaya.

Lomba ini diikuti oleh Pelajar, dan Mahasiswa dari berbagai sekolah dan tingkat pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah sampai perguruan tinggi.

BACA JUGA :  Hadiri Safari Ramadhan Pemerintah Nagari Aia Manggih Selatan, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Pasaman

Peserta diajak untuk menunjukkan keterampilan berbicara melalui pidato yang berfokus pada topik literasi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain itu, peserta juga diharapkan untuk membawakan cerita pendek yang dapat menginspirasi dan menghibur audiens,” ucap Danny.

Para peserta didorong untuk menggunakan bahasa yang menarik, bahasa tubuh yang tepat, dan ekspresi vokal yang baik dalam penyampaian pidato dan cerita pendek.

“Mereka juga dituntut untuk menampilkan bukti bahwa mereka memiliki pemahaman yang baik tentang pengaruh positif literasi dalam kehidupan mereka,” terangnya.

BACA JUGA :  Polisi Bongkar Pabrik Produksi Madu Palsu, Omset Milyaran Rupiah

Lomba ini akan dinilai oleh sejumlah dewan juri terdiri dari para ahli bidang pendidikan, sastra, dan komunikasi. Penampilan peserta akan dinilai berdasarkan keterampilan berbicara, kualitas isi, penguasaan materi, dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. (Ghani)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.