Berita

SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso Perkuat Roh Kurikulum Merdeka Melalui Acara Workshop

203
×

SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso Perkuat Roh Kurikulum Merdeka Melalui Acara Workshop

Sebarkan artikel ini
Narasumber Workshop Penguatan IKM
Workshop Penguatan Roh Kurikulum Merdeka di SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso.

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso sudah dimulai pada tahun pelajaran 2023/2024 , khususnya bagi siswa kelas 7.

Mengiringi implementasi kurikulum merdeka tahun pertama SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso mengadakan workshop bertajuk Workshop Pemantapan Kurikulum Merdeka pada Rabu (15/11/2023) di Ruang Pertemuan SMP Nurul Ulama Tenggarang Bondowoso.

Example 300x600

Pembukaan acara dihadiri oleh Kepala sekolah yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop pemantapan kurikulum merdeka ini diikuti semua guru SMP Nurul Ulama.

BACA JUGA :
Warga Sumenep Diduga Hanyut di Sungai Sampean Baru, Polres Bondowoso dan Basarnas Lakukan Pencarian

Kepala Sekolah juga mengharapkan workshop ini dapat memberikan fungsi ganda. Bisa jadi bahan refleksi dan evaluasi atas apa yang sebelumnya sudah dilakukan di semester ini. Juga menjadi pembekalan bagi persiapan pembelajaran selanjutnya dan semester depan.

BACA JUGA :
HMPS PAI Membuka Cakrawala Intelektual Kemahasiswaan dengan Diskusi Pojok Kampus, Baca Ini untuk Menjadi Pandangan Mahasiswa Seutuhnya

Mohammad Hairul, M.Pd yang menjadi narasumber workshop penguatan IKM menyampaikan beberapa hal tentang kekhasan dan roh kurikulum merdeka.

“Jangan hanya perangkat pembelajaran saja yang sesuai kurikulum merdeka. Interaksi pembelajaran di kelas, bentuk asesemen, dan cara pandang terhadap siswa juga berlu sesuai dengan paradigma dan filosofi kurikulum merdeka,” tandas Kepala SMPN 1 Curahdami tersebut.

BACA JUGA :
Terkait Kabel Bergelantungan Hingga Menyentuh Tanah di Desa Dawuhan Grujugan, Diduga PLN Bondowoso Tidak Memperhatikan Keselamatan Masyarakat

Materi yang disampaikan dalam Workshop Pemantapan IKM diantaranya adalah Asesmen Diagnostik, Pembelajaran Diferensiasi, Penerapan P5, serta Pembuatan Soal Standart ANBK.

“Bagi penerapan kurikulum merdeka di tahun pertama, hal yang perlu kita perjelas konsepnya asalah ruh dari kurikulum merdeka. Utamanya tentang paradigma baru yang membedakan dengan kurikulum sebelumnya,” pungkas Hairul.*