Pendidikan

Tindak Lanjut Hasil Observasi Pembelajaran, SMPN 3 Satu Atap Maesan Bondowoso Integrasikan Literasi-Numerasi

×

Tindak Lanjut Hasil Observasi Pembelajaran, SMPN 3 Satu Atap Maesan Bondowoso Integrasikan Literasi-Numerasi

Sebarkan artikel ini
Bondowoso
Pelaksanaan Workshop Integrasi Literasi-Numerasi di SMPN 3 Satu Atap Maesan, Bondowoso.

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Masa penilaian observasi pembelajaran dan kinerja guru melalui PMM (Platform Merdeka Mengajar) memasuki tahap akhir pada bulan Mei dan Juni 2024. Bahkan beberapa sekolah sudah melakukan Refleksi dan Tindak Lanjut.

Example 300x600

Salah satunya adalah SMPN 3 Satu Atap Maesan Bondowoso. Mereka sudah melakukan refleksi bersama dan merancang tindaklanjut secara kelembagaan. Salah satunya dengan diadakan workshop integrasi literasi-numerasi dalam pembelajaran (22/5/2024).

“Kami sudah mendapat rekomendasi dari beberapa pihak. Rekomendasi rapot pendidikan dan PBD, rekomendasi program kampus mengajar, dan rekomendasi hasil refleksi pelaksanaan observasi pembelajaran”, ungkap Setyo Pujo Hartono, S.Si, M.P.

BACA JUGA :  Melalui Bimtek Bersama Kang Marhaen, Disdik Nganjuk Tingkatkan Kompetensi Guru SD

Lebih lanjut kepala SMPN 3 Satu Atap Maesan tersebut juga menjelaskan bahwa workshop integrasi literasi-numerasi diadakan sebagai bekal perbaikan pembelajaran pasca observasi pembelajaran dan refleksi yang dilakukan. Termasuk menyambut pergantian tahun pelajaran.

Bertindak sebagai narasumber adalah fasilitator nasional integrasi literasi-numerasi yaitu Mohammad Hairul, M.Pd. Ia juga merupakan kepala SMPN 1 Curahdami Bondowoso dan Instruktur Nasional Literasi Baca-Tulis.

BACA JUGA :  Seminar Nasional Harlah ke-14 HMPS Perbankan Syariah IAIN Madura Pamekasan, Wadek II: Menambah Wawasan Mahasiswa

“Dengan mengetahui pemetaan jenjang kemampuan membaca siswa, sekolah bisa menentukan strategi literasi untuk digunakan dalam pembelajaran. Termasuk juga budaya sekolah terkait literasi yang akan dijadikan pembiasaan”, ungkap Hairul.

Menurut Hairul akan sulit integrasi literasi-numerasi dalam pembelajaran jika tahap literasi-numerasi sebagai pembiasaan dan pengembangan belum dilakukan. Maka sebagai secara hierakhis, satu tahapan adalah prasyarat bagi tahap selanjutnya.

Kegiatan workshop digelar di ruang pertemuan SMPN 3 Satu Atap Maesan dan diikuti oleh semua guru dan karyawan. Turut hadir adalah 3 mahasiswa PKM (Program Kampus Mengajar) yang program-programnya juga menyasar pengembangan literasi-numerasi.

BACA JUGA :  LSM AKP Desak Pemkab Bondowoso Tutup Semua Usaha Ilegal: Berani Enggak??..

Kegiatan juga disertai dengan merancang bersama program dan budaya sekolah terkait literasi-numerasi. Melalui tahapan itu maka ada komitmen bersama semua pihak di SMPN 3 Satu Atap Maesan untuk mengkawal dan menyukseskan program tersebut.

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.