Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Viral sebuah video dua remaja di Banjarnegara duel satu lawan satu dengan ditonton teman-temannya. Dalam cuplikan tersebut, dimana seorang remaja bertato menghajar secara bertubi-tubi, meskipun lawannya sudah jatuh, namun tetap saja kepalanya diinjak berulang kali.
Rekaman berdurasi 01.01 menit itu, juga nampak sorakan remaja lainnya yang seolah sangat menikmati tontonan gratis seperti tarung bebas di UFC.
Tidak hanya satu video, empat rekaman berdurasi berbeda yang juga tersebar di group Whatsapp wartawan, sampai mendapatkan kutukan keras.
“Banjarnegara anak dibawah umur dianiaya, saat ini lagi di BAP di Polres banjarnegara, sangat sadis sekali,” tegas wartawan kompas TV.
Menurut informasi wartawan lainnya, setelah mendapatkan informasi dari sumber terpercaya juga mengungkapkan, bahwa apa yang terjadi di video adalah satu lawan lawan satu.
“Itu tidak di keroyok, tapi satu lawan satu, kasusnya sudah ditangani, anak daerah Prigi sama Parangkancanggah, Resmob sudah pra rekontruksi, dan katanya itu intervensi dari Wiwid Cebong Wonosobo,” ungkap wartawan lainnya dari Berita Satu.
Untuk mengetahui kelanjutan sampai mana kasus tersebut, perwakilan Forum Wartawan Banjarnegara (FWB) mencoba menghubungi pihak Polres Banjarnegara, dimana dalam percakapan WhatsApp mengatakan. “Belum mas, anak dibawah umur dikeroyok dianiaya, nanti kalau ada rilis aku kabari mas,” jelas Humas Polres.
Dari dua video dugaan penganiayaan yang kini mulai tersebar, juga terlihat salah satu mengalami luka serius di kepala hingga bocor mengeluarkan darah.
Jika melihat tayangan tersebut yang kasusnya sudah ditangani Polres, tentu harus dilakukan pengawalan sampai mana kasus tersebut saat ini, karena ini menyangkut sebuah nyawa anak dibawah umur, agar jangan sampai terjadi lagi hal seperti itu di Banjarnegara. (Gunawan)














