Ngawi, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Sosial resmi meluncurkan program penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa di Pendopo Wedya Graha, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial dan mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif (19/08/2025).
Pelaksanaan program ini didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi DBH CHT, serta Peraturan Bupati Ngawi Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur petunjuk teknis pelaksanaan pemberian BLT DBH CHT di tingkat daerah.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, BPRS Ngawi, Bank Jatim, Baznas Ngawi, perwakilan perguruan tinggi, manajemen pabrik rokok, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), serta para penerima manfaat dari berbagai kategori, yaitu buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Budi Santoso, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, dalam sambutannya menyebutkan “bahwa penyaluran BLT DBH CHT tahun ini menyasar sebanyak 2.317 buruh pabrik rokok, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp1.500.000, serta 2.396 buruh tani tembakau yang memperoleh bantuan senilai Rp1.250.000 per orang”.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, dalam sambutannya “setelah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada beberapa penerima, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang telah mendukung kelancaran program ini. Ia menekankan bahwa program BLT DBH CHT, termasuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu, diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Ngawi”.
Bupati Ngawi, berharap agar program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam menekan kesenjangan sosial dan memperkuat fondasi pembangunan daerah di masa mendatang
Dengan optimalisasi pemanfaatan dana DBH CHT serta kolaborasi antar sektor, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan (Taufan Rahsobudi/ Lensa Nusantara Ngawi).













