Berita

Tiga Kali Aksi Mahasiswa di Mapolresta Sidoarjo Berjalan Damai, Aspirasi Disambut Humanis

584
×

Tiga Kali Aksi Mahasiswa di Mapolresta Sidoarjo Berjalan Damai, Aspirasi Disambut Humanis

Sebarkan artikel ini
Foto Kapolresta Christian Tobing bersama Bupati Subandi dan Dandim 0816 Dedyk Wahyu Widodo berdialog langsung dengan mahasiswa PMII di depan Mapolresta Sidoarjo, suasana berlangsung hangat dan kondusif.

Sidoarjo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Gelombang aksi mahasiswa di Kabupaten Sidoarjo kembali digelar. Setelah aksi dari PC IMM dan HMI beberapa waktu lalu, kini giliran PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo yang melakukan penyampaian pendapat di depan Mako Polresta Sidoarjo, Rabu (3/9).

Sejak pagi, puluhan mahasiswa mengenakan atribut organisasi biru-hijau sudah memenuhi area depan Polresta. Mereka datang dengan membawa spanduk, poster, dan suara lantang menuntut keadilan atas peristiwa yang menyita perhatian nasional. Meninggalnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, dalam sebuah aksi demonstrasi di Jakarta.

Example 300x600

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing beserta jajaran menyambut kedatangan mahasiswa dengan pendekatan persuasif dan humanis. Tak hanya pihak kepolisian, hadir pula Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn, Wakil Bupati Mimik Idayana, Ketua DPRD Abdillah Nasih, dan Dandim 0816 Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo.

BACA JUGA :
Pemkab Sidoarjo All Out Dukung Atlet, Bonus Porprov IX Resmi Diserahkan, Komitmen Pembinaan Kian Menguat

Suasana pertemuan berjalan kondusif. Mahasiswa yang diketuai Putri Maulidina bergantian menyampaikan orasi dan aspirasi mereka.

Salah satu poin utama yang disuarakan adalah desakan agar pemerintah dan kepolisian mengusut tuntas kasus meninggalnya Affan.

“Kami mengecam tindakan represif aparat yang memakan korban jiwa. Kami mendesak agar pelaku diproses hukum secara adil dan prosedur pengamanan demonstrasi dievaluasi agar peristiwa serupa tidak terulang,” ujar salah satu orator.

BACA JUGA :
TNI Bangun Desa Bersama Rakyat, TMMD ke-126 Diresmikan di Kabupaten Sidoarjo

Mahasiswa juga meminta transparansi penuh dalam penanganan kasus tersebut agar publik percaya bahwa keadilan benar-benar ditegakkan.

Kapolresta Christian Tobing merespons dengan tenang dan tegas. “Polri di tingkat pusat telah berkomitmen menangani kejadian di Jakarta secara adil, transparan, dan tepat. Kami di daerah turut mendukung penuh proses tersebut agar berjalan sesuai hukum,” ujarnya.

Ia mengapresiasi sikap mahasiswa yang memilih menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa menimbulkan kericuhan.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan pemerintah daerah selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peristiwa penting di Tanah Air.

BACA JUGA :
Mahasiswa Dairi Tuntut Janji-janji Bupati dan Wabup Kabupaten Dairi

“Kami mengapresiasi kedewasaan rekan-rekan mahasiswa yang memilih cara damai untuk menyuarakan pendapat. Soliditas antara Forkopimda, mahasiswa, dan masyarakat adalah modal penting untuk menjaga Sidoarjo tetap aman,” ucapnya.

Dengan aksi PMII ini, tercatat sudah tiga kali unjuk rasa mahasiswa digelar di Mapolresta Sidoarjo dalam beberapa pekan terakhir, dan semuanya berlangsung tertib. Tidak ada insiden yang mengganggu keamanan, bahkan suasana antara aparat dan mahasiswa terlihat harmonis.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan dan harapan agar penegakan hukum berjalan adil. Mahasiswa kemudian membubarkan diri dengan tertib.(Ryo)