Rembang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Fenomena pengajian Akbar Gus Iqdam yang dihadiri ribuan jemaah membawa berkah rezeki bagi para pedagang kecil atau UMKM yang berjualan di sekitar Lapangan sepakbola Desa Ketanggi. Sabtu (29/11/2025) malam.
Fenomena banyaknya massa yang hadir menciptakan pasar potensial bagi para pedagang “mremo” (berjualan dengan memanfaatkan keramaian sesaat red).
Pengajian Akbar Gus Iqdam sering dianggap membawa dampak positif bagi ekonomi lokal, di mana pedagang makanan, minuman (terutama es teh), pakaian, dan pernak-pernik lainnya laris manis diserbu jemaah.
Pedagang di pengajian Gus Iqdam terlihat memadati area Lapangan sepakbola dan dagangannya laku keras. Kehadiran mereka tidak cuma memenuhi kebutuhan pengunjung, tapi juga jadi peluang ekonomi buat warga Desa. Jadi, moment ini mereka manfaatkan untuk berjualan.
Pas lihat dagangan baksonya diborong banyak orang, pedagang bakso, Suroto dari Desa Ketanggi merasa senang, omzet yang naik, merasakan “laris manis”di Pengajian Akbar Gus iqdam.
“Alhamdulillah, acara belum dimulai bakso saya, sudah habis mas,” terangnya dengan senang,” Sabtu (29/11/2025) sore.
Selain itu, di acara Pengajian Akbar Gus Iqdam itu, banyak juga pedagang street food kuliner yang menjajakan menu favorit kayak bakso, sate, mie goreng, es cangar, atau jajanan pasar. Mereka biasanya nawarin makanan yang praktis, enak, dan bisa dinikmati langsung di tempat.
Salah satunya Stredfood “kaka”. Sriyatun bersama suaminya sangat senang dagangan banyak yang antri dan dagangannya laris manis.” Rasa bahagia double, dapet untung banyak,,” ucap Sriyatun dari Kabupaten Pati.
Selain untung materi, di Pengajian Akbar Gus iqdam, mereka juga dapat bonus kebahagiaan batin: tahu bahwa kehadiran mereka membantu memenuhi kebutuhan pengunjung yang sejak siang sudah datang di Lapangan sepakbola Ketanggi, Rembang, Jawa Tengah.













