Kesehatan

Cegah Stunting Sejak Dini, RSD Balung Terus Gaungkan Prinsip BPKB

1200
×

Cegah Stunting Sejak Dini, RSD Balung Terus Gaungkan Prinsip BPKB

Sebarkan artikel ini

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Upaya pencegahan stunting terus menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak di Indonesia. Sebagai bentuk komitmen tersebut, para Ahli Gizi RSD Balung kembali menyampaikan edukasi gizi kepada pasien dan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan rutin.

Edukasi ini menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak, Selasa (2/12/2025).

Example 300x600

Kepala Humas RSD Balung Jember, Rangga Andri Akananta, menjelaskan bahwa salah satu petugas gizi RSD Balung menekankan pentingnya langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah oleh orang tua. Langkah tersebut terangkum dalam prinsip BPKB, formula pencegahan stunting yang efektif dan mudah dipahami.

BACA JUGA :
Poli Anak RSD Balung Jember Tempat Terbaik Kesehatan Buah Hati Anda

“Langkah pertama adalah B — Berikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. ASI mengandung nutrisi lengkap untuk menunjang pertumbuhan optimal sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah enam bulan, ASI tetap dianjurkan hingga usia dua tahun dengan disertai MPASI yang tepat,” jelasnya.

Langkah kedua adalah P — Pantau perkembangan anak secara rutin di posyandu. Pencatatan berat badan, tinggi badan, dan status gizi sangat penting untuk memastikan pertumbuhan sesuai usia. Melalui deteksi dini, intervensi bisa dilakukan lebih cepat jika ditemukan masalah pada tumbuh kembang anak.

BACA JUGA :
RSD Balung Sukseskan Program Gus'e Peduli Kesehatan 65 Anak Ikut Khitanan Masal

Selanjutnya, K — Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri dan ibu hamil. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, salah satu faktor penyebab stunting yang paling umum.

Terakhir, B — Berikan MPASI kaya gizi saat anak memasuki usia enam bulan. MPASI harus mengandung karbohidrat, protein hewani, vitamin, serta mineral. Bahan makanan seperti telur, ikan, daging, tahu, tempe, sayur, dan buah sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak.

BACA JUGA :
PPNI Jember Bersama Perawat RSD Balung Berbagi Takjil Buka Puasa ke Keluarga Pasien dan Pengendara

“Melalui penerapan prinsip BPKB, Ahli Gizi RSD Balung berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan stunting bukanlah hal rumit. Ini adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap hari di rumah. Dengan konsistensi dan perhatian orang tua, kami yakin anak-anak di Jember dapat tumbuh sehat, kuat, dan bebas dari risiko stunting,” pungkasnya.