Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bondowoso baru saja menyelesaikan kegiatan Kursus Pengelola Kwartir (KPK) Kwarcab Bondowoso Tahun 2026. Acara diselenggarakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 07.00 sampai pukul 16.00 WIB di Ruang Rapat Robusta 1 Pemkab Bondowoso.
Acara dibuka oleh Kak Jarimin (Ketua Harian Kwarcab Bondowoso) mewakili Kak As’ad Yahya Syafi’i (Kakwarcab).
Hadir juga Kak Slamet Yantoko (Kepala Bapenda) selaku Waka Bela Negara, dan Kak Taufan Restuanto (Kepala Dinas Pendidikan) selaku Waka Organisasi dan Hukum Kwarcab Bondowoso.
Mohammad Hairul, S.Pd, M.Pd (Kak Hairul), yang merupakan Pengurus Kwarcab Bondowoso Andalan Cabang Urusan Pramuka Produktif Masa Jabatan 2025-2030, tampak hadir antusias selama sesi Kursus Pengelola Kwartir bersama puluhan pengurus lainnya.
Ditemui di sela-sela waktu Ishoma, Hairul menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda agar menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing, khususnya melalui program Pramuka Produktif yang ia urusi.
“Kegiatan KPK ini sangat vital bagi kami para pengurus,” ujar Hairul. “Ini adalah bekal untuk bagaimana kita mengelola kwartir secara profesional. Dalam konteks Pramuka Produktif, ilmu ini akan saya gunakan untuk menyusun program kerja yang lebih terstruktur, efisien, dan tentunya memberikan dampak nyata pada anggota.”
Sebagai Andalan Cabang yang bertanggung jawab atas pengembangan keterampilan dan kemandirian anggota, Hairul membocorkan antusiasmenya untuk menjadikan anggota Pramuka Bondowoso tidak hanya terampil dalam kepramukaan, tetapi juga memiliki keahlian yang bernilai ekonomi.
“Pramuka Produktif bukan hanya soal berjualan atau menghasilkan uang semata, melainkan bagaimana menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan keahlian praktis. Misalnya, kita bisa adakan pelatihan digital marketing untuk anggota Pramuka Penegak dan Pandega, atau pelatihan budidaya bagi anggota di pedesaan. Dengan manajemen kwartir yang baik dari hasil KPK, perencanaan dan pendanaan program-program ini akan lebih terukur,” jelas Hairul.
Setelah mengikuti KPK, Hairul menyampaikan akan segera menyusun cetak biru (blueprint) program Pramuka Produktif yang mengintegrasikan aspek manajerial yang baru ia pelajari. Ia juga mengajak seluruh anggota Kwarcab Bondowoso untuk bersama terlibat dalam mewujudkan visi bersama Kwarcab Bondowoso.














