Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, menyampaikan arahan dalam rapat koordinasi perkembangan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama jajaran kepala desa se-Kota Sawahlunto. 7/1.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memastikan implementasi KDMP berjalan terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat desa.
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum bersama untuk memetakan progres pelaksanaan KDMP di tingkat desa, sekaligus menginventarisasi berbagai kendala teknis maupun administratif yang masih dihadapi oleh pemerintah desa di lapangan.
Dalam arahannya, Sekda Rovanly menekankan bahwa setiap persoalan yang muncul harus dikaji secara terbuka dan solutif. Menurutnya, penyelesaian kendala tidak boleh membebani desa sebagai pelaksana utama program, melainkan harus ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah secara terpadu.
“Permasalahan yang dihadapi desa harus dibahas bersama dan dicarikan solusi konkret. Pemerintah daerah hadir untuk mendampingi, bukan menambah beban,” tegasnya.
Sekda juga mengingatkan pentingnya peran aktif perangkat daerah dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah desa dengan kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat. Hal ini dinilai krusial agar dinamika dan kebutuhan pelaksanaan KDMP di Sawahlunto dapat tersampaikan secara faktual dan berkelanjutan.
Menurut Rovanly, sinergi pusat dan daerah yang responsif dan adaptif merupakan kunci keberhasilan program KDMP. Ia menegaskan, program ini tidak boleh berhenti pada aspek formalitas kelembagaan semata, melainkan harus benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“KDMP harus menjadi instrumen ekonomi desa yang hidup dan produktif, bukan sekadar administrasi,” pungkasnya.(Suherman)














