Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menorehkan catatan sejarah dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (9/1/2026). Komitmen kuat dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer menjadikan Jember sebagai kabupaten dengan jumlah pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan P3K Paruh Waktu terbesar secara nasional.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) ke Kabupaten Jember merupakan wujud apresiasi sekaligus pengakuan atas langkah strategis yang ditempuh Pemkab Jember dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai, khususnya P3K.
“Kita kedatangan tamu Kepala BKN Pusat. Beliau datang ke Jember sebagai bentuk komitmen dan apresiasi bahwa Jember hari ini memperjuangkan nasib P3K paruh waktu terbesar di Indonesia,” ujar Fawait.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, memiliki komitmen yang sama untuk memastikan status dan perlindungan bagi tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun.
Lebih jauh, Fawait bahwa Jember memiliki komitmen kuat dibandingkan daerah lain dalam menjaga hak-hak ASN.
“Di saat Pemprov maupun kabupaten lain memotong TPP, Jember tetap mempertahankan. Mempertahankan itu sama halnya dengan menaikkan jika dibandingkan rasio APBD tahun 2026,” tegasnya.
Keputusan mempertahankan TPP tersebut telah disetujui DPRD Jember sebagai bentuk dukungan, agar ASN terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, Pemkab Jember juga tengah menata ulang administrasi perpanjangan kontrak P3K tahun 2021, agar pelaksanaannya menjadi lebih tertib dan tepat sasaran.
“Perpanjangan kontrak ini sedang kita tertibkan. Tentu kita lihat dengan jernih, dan ke depan akan kita lakukan lebih baik lagi melalui proses penertiban administrasi secara menyeluruh oleh BKPSDM,” jelas Fawait.
Sebagai bentuk keberlanjutan komitmen, pembagian Surat Keputusan (SK) P3K Paruh Waktu dilakukan secara terbuka saat kegiatan senam bersama di Alun-alun Jember Nusantara, disaksikan ribuan ASN dan masyarakat.
Sementara Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi terbuka atas langkah yang diambil Pemkab Jember. Ia menyebut pengangkatan P3K di Jember sebagai salah satu yang paling serius dan konsisten secara nasional.
“Delapan ribu P3K paruh waktu itu angka yang sangat besar. Pelaksanaannya berjalan baik dan ini menunjukkan keberpihakan kepala daerah terhadap pegawai,” ujarnya.














