Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – RSUD Pandega Waspadai lonjakan kasus
Super Flu (Influenza A H3N2) di Indonesia yang memiliki gejala lebih berat dan penularan agresif.
Varian ini menyebabkan demam tinggi.
( 39∘C39 raised to the composed with power C 39∘C – 41∘C41 raised to the composed with power C 41∘C), nyeri otot hebat, sakit kepala berat, dan batuk kering. Pencegahan utama meliputi vaksinasi tahunan, memakai masker di tempat umum, rajin cuci tangan, dan menjaga daya tahan tubuh.
Gejala Super Flu (H3N2) yang Perlu Diwaspadai:
• Demam Tinggi: Mencapai 39–41∘C39 — 41 raised to the composed with power C 39–41∘C
• Nyeri Otot & Sendi: Terasa sangat berat.
• Batuk Kering & Sakit Tenggorokan: Intensitas tinggi.
• Lemas Ekstrem: Tubuh terasa sangat tidak bertenaga.
• Gejala Penyerta: Mual, muntah, atau diare.
Langkah Pencegahan & Penanganan:
- Vaksinasi Influenza: Lakukan vaksinasi tahunan untuk memperkuat imunitas.
- Protokol Kesehatan: Pakai masker, terutama saat sakit atau di keramaian.
- Higiene: Rajin mencuci tangan dengan sabun.
- Isolasi Mandiri: Tetap di rumah jika sakit untuk memutus rantai penularan.
- Perawatan: Tingkatkan konsumsi air putih, istirahat cukup, dan penuhi nutrisi.
- Medis: Segera periksa ke dokter jika gejala memberat (sesak napas, demam tidak turun).
Super flu yang sering dikaitkan dengan subclade K dari Influenza A (H3N2), telah terdeteksi di berbagai wilayah di Indonesia sejak akhir 2025. Meskipun gejalanya lebih intens, pencegahan dasar tetap efektif untuk menghindarinya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, RSUD Pandega mengadakan kegiatan NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan) tentang “Waspada Sekarang ada Superflu” bersama dr. Himawan Widyatmiko Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran pada hari Kamis, 22 Januari 2026 Pukul 09.00 WIB di Ruang Tunggu Poliklinik Lantai 3.
Kegiatan NGOBATAN tersebut juga diunggah di iniLive on Instagram juga, jadi stay tune yaa. Salam sehat dan bahagia dari RSUD Pandega. ( N.Nurhadi ).














