Purwakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID – Anggaran kerjasama media Pemda Purwakarta tahun 2026 mengalami penurunan drastis dari Rp 2,5 miliar menjadi hanya Rp 250 juta. Mahesa Jenar, Ketua PJI Purwakarta, menuding pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD tidak memperjuangkan posisi media di Purwakarta.
“Ini adalah tindakan tidak profesional dan tidak adil! Dari mana dasarnya anggaran ini bisa turun drastis seperti itu? Kami menuntut transparansi dan kejelasan atas proses pengambilan keputusan ini!” tegas Mahesa Jenar dengan nada keras, Jumat (23/01/2026).
Mahesa Jenar juga menyatakan bahwa wartawan Purwakarta tidak akan diam dengan situasi ini.
“Kami akan lakukan aksi besar-besaran untuk menuntut keadilan dan transparansi. Pihak TAPD dan DPRD harus bertanggung jawab atas tindakan ini, termasuk Bupati Purwakarta, Om Zein yang kami percaya harus bisa mempertanggungjawabkan kebijakan ini!”
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzen atau Om Zein, diharapkan segera memberikan klarifikasi dan solusi atas penurunan anggaran kerjasama media ini.
Wartawan Purwakarta menuntut agar anggaran kerjasama media dikembalikan ke angka yang layak dan proses pengalokasian anggaran lebih transparan.
“Kami tidak akan berhenti sampai keadilan tercapai! Dalam waktu dekat, kami akan lakukan aksi besar-besaran untuk menuntut hak-hak kami. (Maman)














