JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gumukmas Jember menggelar Festival Kesiapsiagaan Sekolah 2026 sebagai upaya menanamkan budaya sadar dan siaga bencana kepada seluruh siswa sekolah, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 23–24 Januari 2026, di lingkungan SMP Negeri 1 Gumukmas.
Kepala SMP Negeri 1 Gumukmas Jember Wibowo, menegaskan pentingnya pendidikan kesiapsiagaan bencana sejak usia sekolah melalui pelaksanaan Festival Kesiapsiagaan Sekolah 2026. Kegiatan ini dinilai menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri serta lingkungan.
“Kami ingin seluruh siswa memahami bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya pengetahuan, Melalui festival ini, anak-anak dibekali kemampuan dasar agar tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana,” ucap Kepala SMPN 1 Gumukmas.
Ia menyampaikan bahwa wilayah Kabupaten Jember memiliki potensi bencana alam seperti banjir, longsor, dan gempa bumi, sehingga sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi mitigasi bencana secara berkelanjutan.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk wawasan siswa dan guru. Harapan kami, ilmu yang didapat tidak hanya bermanfaat di sekolah, tetapi juga bisa diterapkan di keluarga dan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Sofyan Ansori menjelaskan Festival Kesiapsiagaan Sekolah 2026 mengusung tema “Siaga Hari Ini, Selamat Esok Hari”, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.
“Kegiatan ini didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) serta Japanese Red Cross Society (JRCS) sebagai mitra kolaborasi dalam edukasi kebencanaan,” ujar Ketua Panitia.
Melalui festival ini, para siswa dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar terkait penanggulangan bencana, seperti mitigasi, evakuasi darurat, pertolongan pertama, serta simulasi penyelamatan di berbagai kondisi, termasuk banjir dan longsor.
“Edukasi tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mental siswa ketika menghadapi situasi darurat,” Imbuhnya.
Sofyan menambahkan, Festival Kesiapsiagaan Sekolah menjadi bagian dari komitmen SMP Negeri 1 Gumukmas Jember. Dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan responsif terhadap risiko bencana.
“Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara sekolah dan lembaga kemanusiaan dalam membangun ketangguhan komunitas sekolah,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya festival ini, diharapkan seluruh peserta didik dan tenaga pendidik semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan.
“Sehingga mampu mewujudkan sekolah yang siap siaga dan berdaya menghadapi bencana,” paparanya.














