Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bondowoso resmi memulai kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) pada Jumat, 23 Januari 2026. Bertempat di SMAN 1 Tenggarang, acara ini menjadi ajang bagi para pembina untuk “naik level” dalam membina golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak.
Di tengah antusiasme 83 peserta, ada satu kelompok yang cukup mencuri perhatian, yaitu Kelompok Sanjaya. Beranggotakan 8 orang pembina yang penuh semangat, kelompok ini siap melahap semua materi kursus yang padat.
Kelompok Sanjaya tampil solid dengan komposisi personel yang berpengalaman dari berbagai pangkalan di Bondowoso. Tim ini dipimpin oleh Mohammad Hairul, S.Pd., M.Pd. dari SMPN 1 Curahdami sebagai ketua kelompok.
Kekuatan tim ini didukung oleh deretan pendidik kompeten lainnya, yaitu Ika Ani Sribudiyowati, S.Pd. (UPTD SPF SDN Jumpong), Ziyarotul Munawaroh, S.Pd. (UPTD SPF SDN Klabang), Reny Dwi Wahyuning Tias, S.Pd.SD (UPTD SPF SDN Pasarejo 1), dan Tarkiyatul Ulfa, S.Pd. (UPTD SPF SDN Tangsil Wetan 3).
Tak ketinggalan, Indah Wati, S.Pd.SD (UPTD SPF SDN Mangli Wetan 1), Nurul Huda, S.Pd.SD, M.Pd. (UPTD SPF SDN Gentong 2), serta Syaibullah, S.Pd. (UPTD SPF SDN Kemuningan 3) turut memperkuat barisan pembina hebat ini.
Lebih kerennya lagi, Kelompok Sanjaya didampingi langsung oleh Kak Lukman Hanafi, S.Pd, S.A.P sebagai Pelatih Pendamping. Dengan bimbingan beliau, kelompok ini diharapkan tidak hanya sekadar lulus, tapi juga membawa pulang inovasi baru untuk gugus depan masing-masing.
Di bawah bimbingan Kak Lukman Hanafi sebagai Pelatih Pendamping, kedelapan anggota Kelompok Sanjaya ini membawa misi besar untuk menyerap ilmu kepramukaan tingkat lanjutan secara maksimal. Kolaborasi lintas pangkalan ini diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi segar dalam pembinaan karakter adik-adik Pramuka di gugus depan masing-masing setelah kursus berakhir.
Kursus ini bukan sekadar pelatihan singkat sehari-dua hari, melainkan perjalanan intensif yang menuntut kedisiplinan tinggi dari seluruh peserta. Rangkaian kegiatannya dibagi dalam dua tahap, yakni pada 23–25 Januari dan 30–31 Januari, yang kemudian akan resmi diakhiri dengan prosesi penutupan pada 1 Februari 2026 mendatang.
Fokus utama dari jadwal yang padat ini adalah untuk mencetak pembina yang lebih profesional dan berkarakter kuat, sesuai dengan arahan Kak Jarimin selaku Ketua Harian Kwarcab Bondowoso. Beliau menekankan bahwa peningkatan kualitas pembina sangat krusial agar mereka mampu mendidik dan membina generasi muda di Bondowoso menjadi pribadi yang lebih unggul.














