Daerah

Satgas Pangan Telusuri Isu Kelangkaan Gas LPG Subsidi di Jember

956
×

Satgas Pangan Telusuri Isu Kelangkaan Gas LPG Subsidi di Jember

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Lakukan Pengecekan LPG, Kamis (29/1/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (LPG subsidi) yang sempat mencuat di media sosial ditindaklanjuti Satgas Pangan Polres Jember dengan inspeksi langsung ke jaringan distribusi LPG di wilayah Kelurahan Tegal Besar, Kamis (29/1/2026).

Example 300x600

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan menyusul keluhan warga yang mengaku kesulitan memperoleh LPG subsidi dalam beberapa waktu terakhir. Satgas Pangan turun bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember menyasar agen hingga pangkalan LPG.

Salah satu titik yang diperiksa adalah Agen Dwi Putera Kencana Bhakti di Jalan Teuku Umar V, Tegal Besar. Dari hasil pantauan, stok LPG 3 kilogram masih tersedia dan aktivitas distribusi berjalan normal. Petugas tidak menemukan tanda-tanda penimbunan maupun gangguan pasokan.

BACA JUGA :
Kampung Tangguh Anti Narkoba Resmi Dilaunching di Jember Lor

Meski pasokan dinilai mencukupi, Satgas Pangan mencatat adanya persoalan akses LPG subsidi di sejumlah wilayah. Di beberapa desa, belum tersedia pangkalan resmi sehingga masyarakat harus membeli LPG dari lokasi yang relatif jauh.

“Distribusi elpiji di dalam kota masih berjalan lancar. Namun, kami mencatat belum adanya pangkalan resmi di wilayah desa yang berdampak pada keterbatasan akses masyarakat terhadap gas bersubsidi,” ungkap Ipda Harry.

BACA JUGA :
Ketua TP PKK Pakusari Jember Lakukan Pembinaan Kepada PKK Desa

Satreskrim Polres Jember memastikan akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Jember dan Pertamina untuk mengevaluasi distribusi LPG subsidi, termasuk mendorong penambahan pangkalan resmi agar distribusi lebih merata hingga wilayah desa.

“Langkah ini dinilai penting untuk menekan potensi penyimpangan distribusi sekaligus memastikan LPG subsidi tepat sasaran,” ujarnya.

Menjelang momen hari besar keagamaan, aparat mengingatkan masyarakat agar tidak membeli LPG secara berlebihan. Pembelian di luar kebutuhan dinilai kerap memicu kelangkaan semu yang justru merugikan konsumen lain.

BACA JUGA :
Wujudkan Keluarga Berkualitas, Pemkab Jember Siapkan Baksos KB MOW-MOP Gratis di RSD Balung

Satgas Pangan juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan praktik penimbunan, penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), maupun peredaran tabung LPG non-resmi.

“Masyarakat diminta memperhatikan ciri tabung LPG subsidi yang beredar di Jember, yakni berlabel hijau muda. Jika menemukan tabung dengan label berbeda, warga diimbau segera melaporkannya ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Jember,” tuturnya.