Daerah

Satgas Pangan Telusuri Isu Kelangkaan Gas LPG Subsidi di Jember

1018
×

Satgas Pangan Telusuri Isu Kelangkaan Gas LPG Subsidi di Jember

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Lakukan Pengecekan LPG, Kamis (29/1/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (LPG subsidi) yang sempat mencuat di media sosial ditindaklanjuti Satgas Pangan Polres Jember dengan inspeksi langsung ke jaringan distribusi LPG di wilayah Kelurahan Tegal Besar, Kamis (29/1/2026).

Example 300x600

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan menyusul keluhan warga yang mengaku kesulitan memperoleh LPG subsidi dalam beberapa waktu terakhir. Satgas Pangan turun bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember menyasar agen hingga pangkalan LPG.

Salah satu titik yang diperiksa adalah Agen Dwi Putera Kencana Bhakti di Jalan Teuku Umar V, Tegal Besar. Dari hasil pantauan, stok LPG 3 kilogram masih tersedia dan aktivitas distribusi berjalan normal. Petugas tidak menemukan tanda-tanda penimbunan maupun gangguan pasokan.

BACA JUGA :
Gunakan Dana TKD, Kades Sidomulyo Jember Ajak Anak Yatim Piatu Belanja Baju Lebaran

Meski pasokan dinilai mencukupi, Satgas Pangan mencatat adanya persoalan akses LPG subsidi di sejumlah wilayah. Di beberapa desa, belum tersedia pangkalan resmi sehingga masyarakat harus membeli LPG dari lokasi yang relatif jauh.

“Distribusi elpiji di dalam kota masih berjalan lancar. Namun, kami mencatat belum adanya pangkalan resmi di wilayah desa yang berdampak pada keterbatasan akses masyarakat terhadap gas bersubsidi,” ungkap Ipda Harry.

BACA JUGA :
Direspon Positif, Bupati Jember Temui Direktur Distribusi PLN Pusat Ajukan Pemasangan 7 Ribu Listrik Gratis

Satreskrim Polres Jember memastikan akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Jember dan Pertamina untuk mengevaluasi distribusi LPG subsidi, termasuk mendorong penambahan pangkalan resmi agar distribusi lebih merata hingga wilayah desa.

“Langkah ini dinilai penting untuk menekan potensi penyimpangan distribusi sekaligus memastikan LPG subsidi tepat sasaran,” ujarnya.

Menjelang momen hari besar keagamaan, aparat mengingatkan masyarakat agar tidak membeli LPG secara berlebihan. Pembelian di luar kebutuhan dinilai kerap memicu kelangkaan semu yang justru merugikan konsumen lain.

BACA JUGA :
Rumah Warga Ajung Kalisat Ambruk Diterjang Hujan Angin, BPBD Jember Salurkan Bantuan Darurat

Satgas Pangan juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan praktik penimbunan, penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), maupun peredaran tabung LPG non-resmi.

“Masyarakat diminta memperhatikan ciri tabung LPG subsidi yang beredar di Jember, yakni berlabel hijau muda. Jika menemukan tabung dengan label berbeda, warga diimbau segera melaporkannya ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Jember,” tuturnya.

error: Content is protected !!