Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Banyaknya aduan terkait beberapa permasalahan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi terkait penyajian menu dalam program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjarnegara, Kepala SPPG serta Yayasan yang menaunginya, dikumpulkan Satuan Tugas MBG di Aula Abdi Praja Setda lantai 3 untuk diberikan pembinaan.
Dalam paparannya, Kepala Satgas MBG Banjarnegara Izak Danial Alloys yang didampingi Kepala Dinas Indakop UMKM Adi Cahyono, Kadin Pertanian Firman menekankan, keselamatan siswa adalah harga mati, karena banyaknya insiden tentang keracunan makanan yang sempat terjadi di daerah lain, selain itu dirinya menegaskan agar seluruh SPPG menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) tanpa celah.
”Menjalankan SOP bukan hanya soal teknis dapur, tapi langkah preventif agar pengelola terhindar dari ranah pidana.l, kesehatan pekerja juga harus dipastikan, mereka harus bebas dari penyakit menular seperti Hepatitis,” kata Izak.
Sementara ditemui usai kegiatan, Kepala Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Jawa Tengah mengungkapkan, pada 2026 SPPG akan ada audit dari Inspektorat.
”Transparansi harga dan laporan keuangan menjadi krusial, Satgas MBG kini telah diperkuat hingga tingkat kecamatan dan para Camat, Puskesmas akan aktif melakukan monitoring terhadap 71 titik SPPG yang ada, dengan target pengembangan hingga 90 lokasi di masa mendatang,” ungkap Reza.
Ditanya terkait adanya permalasahan yang saat ini terjadi di Banjarnegara, mulai dari kurang layaknya menu, hingga adanya Kepala SPPG yang sewenang-wenang memecat relawan, Reza pun menanggapi dengan serius.
”Terkait menu kedepan kita akan selalu melakukan evaluasi lagi, dan untuk yang terjadi di SDN 4 Krandegan kemarin, kita akan memberikan MBG lagi, jadi nanti seluruh SPPG tidak asal menyiapkan menu tapi juga di barengi dengan transparansi anggaran jelas, untuk yang Rp 8 ribu, Rp 10 ribu, sehingga kebutuhan gizinya tercukupi, tentu melibatkan pengawasan Satgas, dan si Banjarnegara sudah ada kanal aduan, jadi siapapun bisa melaporkan jika menu yang di terima tidak sesuai,” jelas Reza.
Masih kata Reza,” Terkait kalau adanya Kepala SPPG yang memecat relawan seenaknya itu jadi gini, relawan itu pegawai yayasan, apabila Kepala SPPG ingin mengganti dengan alasan pekerjaan tidak baik harus dilaporkan ke yayasan, karena kemudian yang memecat itu yayasan, tapi dengan informasi dari Kepala SPPG dengan bukti kongrit dan valid, jadi tidak asal pecat, kalau asal protes pasti relawan akan protes,” tegasnya.
Kabupaten Banjarnegara, dari 71 SPPG yang sudah beroperasi dengan melayani puluhan ribu siswa, perputaran uang untuk bahan baku setiap hari diperkirakan mencapai Rp 1,4 Miliar per hari, jika dihitung dalam sebulan sekitar Rp 34 Miliar, sehingga Pemerintah Daerah menegaskan SPPG dilarang menolak produk loka.
”Bahan baku lokal Banjarnegara memiliki stok melimpah yang siap menyuplai untuk setiap SPPG, seperti Beras yang produksinya mencapai 176.000 ton per tahun, kayak kentang mencapai 139.000 ton, sehingga sangat potensial sebagai sumber karbohidrat pendamping menu MBG, tidak hanya itu juga kayak telur sekali produksi mencapai 27 ton per hari, melebihi kebutuhan konsumsi reguler kalau dihitung,
Selain beberapa komoditi diatas, Firman juga mengatakan, Ikan yang menjadi sumber protein juga melimpah, karena untuk di Jawa Tengah, Banjarnegara memang menjadi salah satu sentra perikanan air tawar yang besar.
“MBG bukan hanya masalah gizi, tapi tentang ekonomi, kita juga produsen salak terbesar, kita punya kentang dan ikan, jangan sampai potensi ini justru hancur harganya karena tidak terserap oleh program di rumah sendiri,” kata Firman.
Lantas apakah setelah pembinaan yang dilakukan oleh Satgas Harian MBG Banjarnegara kepada SPPG kedepan bisa menjadi lebih baik lagi, sehingga apa yang diharapkan untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas bisa terwujud. (Gunawan).
Beranda
Hiburan
Masih Banyaknya Permasalahan Menu MBG, Kepala SPPG di Banjarnegara Mendapatkan Pembinaan
Masih Banyaknya Permasalahan Menu MBG, Kepala SPPG di Banjarnegara Mendapatkan Pembinaan
Lensa Nusantara3 min baca

Satgas MBG Banjarnegara dan Kareg Jawa Tengah foto bersama Kepala SPPG, Senin, 2/1/2026. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).












