Berita

Pemkab Jember Fasilitasi Angkutan Shuttle Bus Gratis Penumpang Pesawat Bandara Notohadinegoro

1698
×

Pemkab Jember Fasilitasi Angkutan Shuttle Bus Gratis Penumpang Pesawat Bandara Notohadinegoro

Sebarkan artikel ini
Penumpang Shuttle Bus Dari Bandara Notohadinegoro Jember ke Kota, Kamis (5/2/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyediakan layanan angkutan Shuttle Bus gratis bagi penumpang pesawat Fly Jaya rute Jakarta–Jember maupun Wings Asia rute Jember – Bali di Bandara Notohadinegoro.

Layanan ini disambut positif oleh para penumpang. Salah satunya, Seger Hariono, penumpang pesawat Fly Jaya, mengaku sangat terbantu dengan adanya Shuttle Bus gratis.

Example 300x600

“Angkutan Shuttle Bus ini sangat memudahkan penumpang yang baru datang ke Jember untuk menuju ke kota. Daripada harus minta jemput, lebih baik ikut Shuttle Bus gratis dari Pemkab Jember, jauh lebih praktis,” ujarnya.

BACA JUGA :
Utsawa Dharma Gita X, Umat Hindu Jember Tunjukkan Harmoni dan Kontribusi Pembangunan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi terakhir, jumlah penumpang pesawat Fly Jaya dari Jakarta mencapai sekitar 50 orang, sedangkan penumpang dari Jember menuju Jakarta sekitar 24 orang.

“Dari jumlah tersebut, rata-rata 10 hingga 15 penumpang memanfaatkan layanan Shuttle Bus. Angkutan ini memang kami siapkan untuk mempermudah konektivitas masyarakat, baik yang hendak ke bandara maupun dari bandara menuju pusat kota,” jelas Gatot.

Gatot menambahkan, Shuttle Bus beroperasi mengikuti hari penerbangan di Bandara Notohadinegoro dan seluruh layanan diberikan secara gratis. Rute Shuttle Bus dimulai dari Terminal Tawang Alun, melintasi Alun-alun Jember dan Stasiun, hingga ke bandara. Untuk rute kepulangan, perjalanan dimulai dari bandara menuju Alun-alun Jember, Stasiun, dan kembali ke Terminal Tawang Alun.

BACA JUGA :
Serap Aspirasi Warga Jember Lor, Widarto Bahas Masalah Layanan Adminduk Hingga Keterlambatan DD

“Kapasitas Shuttle Bus ini bisa menampung hingga 25 penumpang,” imbuhnya, Kamis (5/2/2026).

Menurut Gatot, Shuttle Bus mulai kembali beroperasi pada Kamis, dan hingga saat ini telah berjalan empat hari selama tahun 2026. Pada tahun 2025 lalu, layanan ini sempat beroperasi dan menunjukkan respons positif dari masyarakat.

“Alhamdulillah, selama dua bulan sebelumnya banyak penumpang yang selalu mencari angkutan Shuttle Bus. Di tahun 2026 ini kami baru berjalan empat hari, dan kami mohon bantuan untuk turut mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa ada angkutan gratis yang menghubungkan kota dan bandara Notohadinegoro,” ujarnya.

BACA JUGA :
Kuasa Hukum RM Datangi Leasing Jamin Tidak Alihkan Mobil Dalam Kasus Dugaan Penipuan

Rute Shuttle Bus meliputi Tawang Alun–Jalan Gajah Mada–Sultan Agung–Alun-alun– Stasiun–Jalan Ahmad Yani–Tegal Besar–Bandara Notohadinegoro, dan kembali dengan rute yang sama. Penumpang diperbolehkan naik dan turun di sepanjang rute tersebut, dengan titik berhenti utama di halte Stasiun, Alun-alun, Halte Pendopo, dan Bandara.

“Untuk sementara, penumpang dari bandara memang lebih banyak karena mereka lebih pasti menggunakan Shuttle Bus. Kalau dari kota, masih ada yang memilih diantar menyesuaikan jam penerbangan,” pungkas Gatot.