Purwakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam upaya melestarikan tradisi dan budaya lokal, masyarakat Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, kembali menggelar acara Mipit Nyi Pohaci di Joglo Kepala Desa Dangdeur.
Acara yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Dangdeur, Tatang Taryana, ini menjadi salah satu contoh nyata dari komitmen masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga warisan budaya leluhur, Kamis (12/02/2026).
Mipit Nyi Pohaci adalah tradisi yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat Sunda, terutama dalam konteks pertanian dan kesuburan. Acara ini biasanya diadakan untuk memohon keberkahan dan perlindungan bagi hasil panen, serta memperkuat ikatan sosial antar masyarakat. Dalam prosesi ini, masyarakat Desa Dangdeur berkumpul untuk melakukan ritual-ritual adat yang diiringi dengan sajian makanan tradisional dan doa bersama.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kadis DPMD, Camat Bungursari, perwakilan TNI-Polri, serta para kepala desa se-Kecamatan Bungursari. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan komitmen dalam melestarikan budaya lokal.
Kepala Desa Dangdeur, Tatang Taryana, menyatakan bahwa tradisi Mipit Nyi Pohaci sangat penting bagi masyarakat lokal karena dapat memperkuat ikatan sosial dan melestarikan budaya leluhur.
“Kami berharap tradisi ini dapat terus dilanjutkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Purwakarta. Dengan melestarikan budaya, kita juga melestarikan identitas dan jati diri kita sebagai masyarakat Sunda,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tradisi Mipit Nyi Pohaci di Desa Dangdeur juga menjadi contoh nyata dari komitmen masyarakat dan pemerintah desa dalam melestarikan budaya dan tradisi lokal. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya dan meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat.
Dalam era modern ini, pelestarian tradisi dan budaya lokal menjadi semakin penting untuk menjaga identitas dan jati diri masyarakat. Oleh karena itu, acara Mipit Nyi Pohaci di Desa Dangdeur ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk terus melestarikan warisan budaya leluhur. (Maman)














