Berita

Menteri PU Kaget Jember Tanggap Darurat, Percepatan Infrastruktur dan Renovasi Pasar Tanjung

0
×

Menteri PU Kaget Jember Tanggap Darurat, Percepatan Infrastruktur dan Renovasi Pasar Tanjung

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Gus Fawait Menyambut Kedatangan Menteri PU di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (22/2/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember di dampingi Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang terdampak pasar Tanjung hingga Flyover, Minggu (22/2/2026).

Dody mengaku terkejut saat mengetahui Kabupaten Jember berstatus tanggap darurat akibat bencana banjir yang terjadi sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

Example 300x600

“Ini mengejutkan saya. Jember sekarang tanggap darurat, saya kaget karena sebelumnya tidak pernah mendengar,” ujarnya.

Menurutnya, kedatangan tim Kementerian PU ke Jember untuk melihat secara langsung langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana.

BACA JUGA :
Pemkab Jember Fasilitasi Angkutan Shuttle Bus Gratis Penumpang Pesawat Bandara Notohadinegoro

“Kami datang ke Jember untuk melihat apa saja yang sudah dan sedang dikerjakan secara cepat dalam rangka penanggulangan tanggap darurat,” katanya.

Ke depan, Kementerian PU berencana membangun flyover di kawasan Mangli, melakukan pelebaran serta perbaikan Jalan Nasional dari arah Tanggul menuju Kota Jember, hingga renovasi Pasar Tanjung.

“Usai meninjau jembatan di Pakusari yang ambruk akibat banjir, Dody juga meminta agar desain akses jalan dibuat lebih landai. Ia menilai kondisi jalan yang terlalu curam menyulitkan warga saat melintas,” tegasnya.

BACA JUGA :
Gus Fawait Siap Lindungi Pejabat Bekerja Sesuai Prosedur, Minta Tak Ragu Eksekusi Program Prioritas

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa kunjungan Menteri PU menjadi penguat bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Saat dirinya mulai menjabat, Bandara Notohadinegoro belum beroperasi. Namun kini bandara tersebut telah aktif kembali, dan tol belum di lewati mengungkapkan,Fawait

Ia juga menyampaikan cita-citanya agar infrastruktur di Jember semakin baik. Saat ini, waktu tempuh dari Kecamatan Tanggul menuju kota bisa mencapai satu jam hingga satu setengah jam, ditambah kemacetan di kawasan Rambipuji dan Mangli.

“Kami berharap diberi kesempatan oleh Pak Menteri, agar akses masuk Jember bisa lebih bagus dan lebar, seperti jalan dari Probolinggo ke Lumajang,” katanya.

BACA JUGA :
Warga Belum Puas Nikmati Jalan Bagus, Belum 1 Tahun Jalan Aspal di Desa Paseban Jember Rusak

Kami sudah memberikan kesempatan bagi terus berkoordinasi Flyover di Mangli bisa terbangun mudah mudahan di tahun 2026. Hari ini kalau Mangli tidak ada jalan lain kecuali pembangunan Flyover

“Diketahui, sepanjang Desember 2025 hingga awal 2026, Kabupaten Jember dua kali dilanda banjir. Bencana tersebut menyebabkan satu korban jiwa di Kecamatan Panti serta kerusakan sejumlah infrastruktur, mulai dari jembatan, bendungan hingga jaringan irigasi,” tuturnya.