Berita

Pendaftaran Calon Paskibraka 2026 di Jember Capai 489 Siswa Sudah Mendaftar

0
×

Pendaftaran Calon Paskibraka 2026 di Jember Capai 489 Siswa Sudah Mendaftar

Sebarkan artikel ini
Teguh Kurniawan Kepala Bidang Wasbang IWK Saat di Konfirmasi, Senin (9/3/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember membuka pendaftaran calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan MAN.

Pendaftaran tersebut terbuka bagi siswa dari sekolah negeri maupun swasta, termasuk dari pondok pesantren. Program ini bertujuan menyiapkan kader generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme dan kedisiplinan.

Example 300x600

Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Ideologi dan Karakter Bangsa (Wasbang IWK) Bakesbangpol Jember, Teguh Kurniawan, mengatakan hingga awal Maret 2026 jumlah pendaftar sudah mendekati 489 siswa.

BACA JUGA :
Agus Hadi Santoso Terpilih Ketua POBSI Jember, Terget Emas di Porprov 2027

“Pendaftaran masih berlangsung dan akan ditutup pada 14 Maret 2026 secara online,” kata Teguh, Senin (9/3/2026).

Menurut dia, proses seleksi akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan fisik dan kemampuan peserta yang dilakukan oleh tim panitia seleksi.

BACA JUGA :
31 Peserta Magang Kemnaker 2025 Mulai Jalani Program di RSD Balung

Tim seleksi terdiri dari pansel, di antaranya Kodim 0824 Jember, Secaba Jember, Polres Jember, Bakesbangpol Jember, Dinas Kesehatan, serta panitia terkait lainnya.

“Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, hasil pengumuman akan disampaikan melalui media sosial resmi Bakesbangpol Jember. Peserta juga akan menerima informasi melalui pesan WhatsApp,” menurutnya.

BACA JUGA :
Pemkab Jember Fasilitasi Angkutan Shuttle Bus Gratis Penumpang Pesawat Bandara Notohadinegoro

Selain itu, pendaftaran peserta juga terhubung dengan kanal resmi Paskibraka melalui sistem PPID Mobile yang langsung terintegrasi dengan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.

“Melalui sistem ini, proses pendaftaran juga dipantau langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.